Kejari Majene Diminta Usut Dugaan Persekongkolan PPK dan Kontraktor Pembangunan Kolam Renang di Sport Centre

ditangkap polisi
Ilustrasi ditahan. (foto: ist)

Juniardi menduga, pihak pelaksana kegiatan proyek merupakan kerabat dekat oknum pejabat di Sulbar atau ‘orang dalam’ yang memiliki kedekatan dengan PPK, sehingga mendapat perlakuan khusus.

Baca juga  Inspektorat Majene Belum Juga Rampungkan Kerugian Negara Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Majene 2020

Apalagi, pelaksana proyek diduga kerap mengerjakan proyek strategis Pemprov Sulbar dari tahun ke tahun dengan modus pinjam perusahaan.

“Kalau memang indikasi ini betul, maka jelas terdapat celah kecurangan dalam proses pengadaan barang dan jasa, sehingga berpotensi merugikan negara,” sebutnya.

Baca juga  Sidang Lanjutan Korupsi RS Pratama Sudu Enrekang di Tunda

Juniardi mendesak aparat penegak hukum (APH) khususnya Kejaksaan Negeri Majene mengusut dan membongkar dugaan persekongkolan jahat kontraktor dengan oknum pejabat yang dinilai syarat nepotisme.