Kejari Majene Diminta Usut Dugaan Persekongkolan PPK dan Kontraktor Pembangunan Kolam Renang di Sport Centre

ditangkap polisi
Ilustrasi ditahan. (foto: ist)

MAJENE – Pembangunan kolam renang di Area Sport Center Kabupaten Majene hingga kini belum rampung.

Padahal pengerjaan sarana ini harusnya selesai awal Desember 2021. Namun karena tak kunjung selesai, maka diberi masa tambahan pekerjaan hingga 50 hari, sehingga harus selesai pada pertengahan Februari 2022 lalu.

Ketua Jaringan Pemerhati Kebijakan Pemerintah Daerah (JAPKEPDA) Juniardi mengatakan harusnya pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek tersebut sudah memutus sepihak kontrak perusahaan pelaksana kegiatan atau pemenang tender.

“Kolam renang ini mestinya sudah bisa selesai bulan februari 2022 dan dipergunakan untuk pengembangan olahraga di Sulbar, khususnya di Majene. Tapi sampai saat ini justeru belum kelar juga,” ujar Jun, Jumat (8/4/2022).