Opini  

Opini: Tuntutan Pembubaran MUI

Oleh : Putri Wulandari Amd.Keb

Setelah tertangkapnya salah satu anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain An-Najah, tuntutan pembubaran MUI menggema di dunia maya, apakah ketika satu orang yang melakukan kesalahan lantas kita salahkan semuanya?, apakah satu orang yang terlibat korupsi lantas kita bubarkan Indonesia?, apakah ketika seorang dokter melakukan kesalahan lantas kita bubarkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) nya?, apakah ketika seorang wartawan melakukan kesalahan lantas kita bubarkan media nya?, seperti pepatah “karena nila setitik rusak susu sebelanga” Jika seperti itu cara berpikirnya, maka cara berpikir kita masih prematur.

Peristiwa ini juga sudah membuat rakyat kebingungan, sebab belum banyak bukti tapi sudah ditangkap, belum ada proses pengadilan tapi sudah jadi tersangka, kuasa hukum untuk mendampingi klien yang dijamin oleh undang-undang sangat dibatasi. Seolah menggambarkan kepada kita bahwa untuk membuat masyarakat fobia dan teralihkan perhatiannya cukup dengan opini yang terus menerus di tanyangkan di media, soal proses pengadilan benar salahnya, terduga atau tersangka dan lain-lain itu soal belakang, padahal dalam pandangan agama menangkap bahkan memberikan status tersangka kepada seorang harus dengan proses pengadilan yang benar dan dipimpin oleh hukum yang benar pula, karena pertanggung jawabannya sampai ke akhirat itulah sebabnya Menangkap dan menjatuhkan status hukum pada seseorang bukan perkara main-main.

Baca juga  Menakar Ulang Batas 30% Ketika UU HKPD Menguji Kedaulatan Fiskal Daerah
Baca juga  TDL Naik Lagi, Begini Islam Tawarkan Solusi

Ketika tuntutan pembubaran MUI menggema di dunia maya, fakta mengejutkan juga terjadi bahwa tuntunan mendukung MUI pun menggema di dunia maya, ini menunjukan bahwa rakyat sangat mencintai MUI dan membutuhkan MUI terutama berkaitan dengan fatwa, namun MUI alangkah sempurnanys jika MUI juga hadir menyuarakan kepentingan Islam dan kaum muslim, membela kepentingan umat Islam dan menjaga pemahaman umat dari pemikiran yang menyimpang serta isu perkara agama yang terjadi di negeri ini, menggemanya tagar mendukung MUI di dunia maya menunjukan rakyat membutuhkan MUI dan mencintai negeri ini.

Baca juga  Opini: ASN Diganti Robot, Solusi Ataukah Ilusi ?

Sebab Masyarakat sangat merindukan penegakan hukum dan aparat hukum yang adil di negeri ini, merindukan kesejahteraan, negeri yang aman, damai dan rukun, terjangkaunya kebutuhan hidup, pelayanan kesehatan dan pendidikan serta lapangan kerja yang dijamin oleh negara dan lain-lain. Dan itu semua hanya bisa rakyat rasakan jika negeri ini di atur oleh syariah Islam yang rahmatan lil ‘alamin dan di pimpin oleh pemimpin yang taat kepada syariah, seperti yang di contohkan oleh kepemimpinan Rasulullah SAW di Madina dan di lanjutkan oleh kepemimpinan para Khulafaur rasyidin. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi negeri ini, aamiin. Allahu a’lam bissawab