Harga Kebutuhan Pokok Pasar Lakessi Relatif Stabil, Bawang Merah Naik dan Ketimun Catat Penurunan

PAREPARE — Hasil pemantauan perkembangan harga barang kebutuhan pokok di Pasar Lakessi, Kota Parepare untuk periode 26 Oktober hingga 02 November 2026 menunjukkan bahwa mayoritas komoditas pangan tetap stabil, meskipun sejumlah bahan pokok mengalami perubahan harga yang cukup mencolok, baik penurunan maupun kenaikan.

Kepala Bidang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Muhammad Sabar HN menjelaskan, secara umum harga beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, telur ayam, daging sapi, bawang putih, bawang bombay, dan sebagian besar bahan pangan lainnya tidak mengalami perubahan selama masa pemantauan. Kondisi ini menandakan pengendalian harga barang kebutuhan pokok di pasar tersebut masih berjalan baik, meskipun ada beberapa komoditas yang memerlukan pengawasan lebih lanjut.

Baca juga  Tingginya Angka Stunting di Sulbar. Wapres KH Ma'ruf Amin: Hilangkan Ego Sektoral!

Perubahan harga paling menonjol tercatat pada kelompok cabai yang secara bertahap mengalami penurunan harga. Cabai rawit merah turun sebesar 33,33 persen, diikuti cabai merah besar sebesar 23,08 persen, serta cabai merah keriting sebesar 12,50 persen. Penurunan harga juga terjadi pada komoditas perikanan seperti ikan tuna sebesar 11,99 persen dan ikan cakalang sebesar 10,73 persen, daging ayam broiler, tomat, serta ketimun.

Berbeda dengan komoditas lainnya, bawang merah justru mengalami kenaikan harga pada akhir periode pemantauan, naik dari Rp38.300 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram atau sebesar 4,44 persen. Sabar mengingatkan agar kenaikan harga bawang merah ini diwaspadai agar tidak berlanjut dan berdampak pada harga komoditas pangan lain.

Baca juga  Wakil Menteri Pertanian RI Janji Kembangkan Bawang Merah di Majene

Salah satu catatan khusus dari hasil pemantauan adalah penurunan harga ketimun yang mencapai 75 persen, dari Rp20.000 per kilogram menjadi Rp5.000 per kilogram. Penurunan yang sangat besar ini masih memerlukan verifikasi langsung kepada para pedagang untuk memastikan kesesuaian data dengan harga transaksi sesungguhan di lapangan.

Berdasarkan temuan tersebut, sejumlah rekomendasi telah dirumuskan. Pihak terkait diminta meningkatkan pemantauan harga bawang merah dan memastikan kelancaran pasokan dari daerah pemasok, tetap mengawasi harga kelompok cabai meskipun saat ini sedang turun, melakukan konfirmasi data harga ketimun, serta menjaga ketersediaan dan distribusi ikan, daging ayam dan sayuran. Selain itu, koordinasi dengan pedagang serta distributor dan pemantauan harga secara rutin juga disarankan sebagai sistem deteksi dini terhadap lonjakan harga barang kebutuhan pokok.

Baca juga  Polri Gelar Upacara Korps Raport Tujuh Jenderal

Secara keseluruhan, perkembangan harga barang kebutuhan pokok di Pasar Lakessi pada periode tersebut tergolong terkendali. Penurunan harga pada kelompok cabai menjadi kabar baik bagi masyarakat, namun kenaikan harga bawang merah dan anomali penurunan harga ketimun harus segera ditindaklanjuti melalui pemantauan lapangan yang berkelanjutan.