Sangihe, 6 Agustus 2026 – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada 169 kilometer barat laut Kepulauan Sangihe dengan kedalaman 10 kilometer pada pukul 05.44 WITA
BMKG menyatakan gempa tersebut merupakan aktivitas tektonik dan tidak berpotensi tsunami. Hingga laporan ini disusun, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat guncangan tersebut.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. BMKG juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal BMKG.
Wilayah Kepulauan Sangihe memang berada di kawasan yang aktif secara seismik karena dipengaruhi interaksi beberapa lempeng tektonik. Oleh sebab itu, aktivitas gempa bumi di kawasan ini relatif sering terjadi, meskipun sebagian besar tidak menimbulkan dampak signifikan.








