“Katanya anggaran tidak mencukupi, kenapa akhir 2022 pimpinan, kajur, dan kaprodi bisa terbang ke Riau bahkan Singapura?. Atau anggaran dihabiskan peserta porseni Hari Amal Bakti Kanwil Sulbar? seragam lengkap, jaket, topi, baju. Waw…,” ungkapnya.
“Bagaimana STAIN Majene akan maju jika masih kikir pada mahasiswa???, Mau heran tapi STAIN Majene,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua STAIN Majene, Prof. Wasilah, saat dihubungi via WhatsApp, untuk mengkonfirmasi persoalan tersebut, belum mendapat jawaban konfirmasi hingga berita ini tayang. (Ilham Malasang)













