Kampus  

HIMAGRO Unhas Kelola Pekarangan Kampus Jadi Lumbung Pangan Bergizi Dukung Program P2B Kementan

Kegiatan panen, mahasiswa HIMAGRO Faperta Unhas kelola lahan pekarangan di lahan kampus Faperta Unhas, pada Minggu (29/3/2026). (Foto: Farrah/ Ist.)

Makassar – Himpunan Mahasiswa Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (HIMAGRO Faperta Unhas) kelola pekarangan kampus melalui Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.

Penanaman dimulai Desember 2025, dan kerja para mahasiswa Himagro Unhas, akhirnya membuahkan hasil melalui panen yang dilaksanakan pada 29 Maret 2026.

Momentum panen tersebut menjadi bukti nyata bahwa pekarangan kampus mampu dikelola menjadi ruang belajar sekaligus sumber pangan sehat yang produktif.

Program P2B yang dikelola HIMAGRO Faperta Unhas bukan sekadar kegiatan seremonial atau praktik biasa.

Para mahasiswa benar-benar menjadikan lahan kampus sebagai laboratorium hidup untuk menerapkan ilmu agronomi secara langsung di lapangan.

Baca juga  Realisasikan Proker KKNT XLI Kecamatan Nanggala Gelar Baksos di Sepanjang Jalan Poros Toraja-Palopo

Berbagai komoditas hortikultura berhasil dibudidayakan, mulai dari kangkung, tomat, sawi, buncis, jagung, hingga cabai dan pisang.

Seluruh proses dilakukan secara sistematis dan terencana, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, hingga pengendalian hama dengan pendekatan ilmiah yang mereka pelajari di ruang kuliah.

Ketua Umum HIMAGRO Faperta Unhas periode 2025/2026, Muh. Risky, menyampaikan bahwa program ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa karena mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan.

“Program P2B ini adalah laboratorium hidup bagi kami. Kami belajar tentang tanggung jawab, kerja sama tim, dan manajemen usaha tani secara langsung,” ujarnya Minggu (29/3/2026).

Yang menarik, kegiatan ini tidak berhenti pada aspek pengalaman praktis saja. Aktivitas mahasiswa di lapangan juga mendapat pengakuan secara akademik melalui integrasi dengan Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) dalam Kurikulum 2023 Unhas. Artinya, kerja nyata mahasiswa di lahan pertanian kampus dapat dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS).

Baca juga  Aliansi Mahasiswa STIE Amkop Tolak Keras Kenaikan Harga BBM

Sejak mulai ditanam, lahan pekarangan kampus yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kini berubah menjadi area produktif yang menghasilkan sayuran segar berkualitas.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengelola bantuan pemerintah secara efektif dan bertanggung jawab.

Dukungan sarana produksi berupa benih hortikultura, bibit tanaman, pupuk NPK, serta alat sprayer dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan komoditas yang sehat dan layak konsumsi.

Baca juga  HIMAGRO Unhas Gelar ToT Pestisida Nabati, Edukasi Pengendalian Hama Ramah Lingkungan

Lebih dari sekadar aktivitas budidaya tanaman, program ini juga menjadi sarana pembelajaran kepemimpinan, kerja tim, serta penguatan karakter mahasiswa sebagai calon praktisi pertanian masa depan.

HIMAGRO Faperta Unhas berharap kegiatan P2B ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain maupun masyarakat luas untuk mulai memanfaatkan lahan pekarangan di sekitar rumah.

Dengan langkah sederhana namun konsisten, kemandirian pangan keluarga dapat diwujudkan dari lingkungan terdekat.

Melalui semangat kolaborasi, ilmu pengetahuan, dan kerja nyata di lapangan, mahasiswa HIMAGRO Faperta Unhas telah menunjukkan bahwa gerakan ketahanan pangan bisa dimulai dari kampus, bahkan dari pekarangan yang sebelumnya tampak sederhana. (Farrah)