Kampus  

Mahasiswa KKN Unhas 115 Produksi Video Promosi Wisata Berkelanjutan Desa Wapia-Pia Wakatobi

Mahasiswa KKN Unhas menyerahkan produksi video promosi wisata Desa Wapia-Pia berbasis pembangunan berkelanjutan di Kantor Desa Wapia-Pia pada Senin, (9/2/2026). ( Foto: Hasra/ Ist.)

Wakatobi – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Hasanuddin (KKN Unhas) Gelombang 115 Tematik Maritim memproduksi video promosi wisata berkelanjutan untuk Desa Wapia-Pia, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi.

Menurut Hasra, mahasiswa penginisiasi kegiatan ini, mengatakan bahwa video promosi tersebut telah diserahkan kepada Pemerintah Desa Wapia-Pia pada Senin, 9 Februari 2026, di kantor desa setempat. Program ini menjadi terobosan promosi digital untuk mendukung pengembangan pariwisata desa.

“Melalui program ini, kami mahasiswa KKN Unhas memproduksi video dokumentasi berdurasi 10 menit yang memadukan pesona wisata bahari dengan konsep pembangunan berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Baca juga  Mahasiswa KKN Unhas 115 Edukasi Siswa SD Olah Sampah Plastik Jadi Barang Dekoratif di Desa Pattallassang Bantaeng

Mahasiswa Program Studi Pariwisata, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin itu menjelaskan, program tersebut dilaksanakan karena Desa Wapia-Pia masih kurang dikenal sebagai destinasi wisata.

Padahal, lanjutnya, Desa Wapia-Pia memiliki potensi wisata yang sangat besar dengan lebih dari 750 spesies terumbu karang dan berada di jantung Segitiga Terumbu Karang Dunia.

“Keterbatasan promosi visual selama ini membuat calon wisatawan kesulitan memperoleh informasi mengenai destinasi wisata Desa Wapia-Pia,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, Hasra mengaku dirinya memimpin langsung proses produksi video dengan mengintegrasikan konsep Village Sustainable Development Goals (VSDGs).

Baca juga  Patut Ditiru, HIMATON dan HMKN Turun ke Jalan Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Nanggala

Video tersebut menampilkan lima aspek utama, yakni keindahan alam bawah laut, kehidupan masyarakat pesisir, aktivitas wisata diving, kuliner lokal seperti kasoami dan parende, serta upaya konservasi terumbu karang oleh masyarakat setempat.

“Program ini bukan sekadar promosi wisata, tetapi juga menunjukkan komitmen masyarakat Wapia-Pia dalam menjaga kelestarian alam melalui ekowisata berkelanjutan,” jelas Hasra.

Selain produksi video, tim KKN juga membuat akun YouTube resmi Desa Wapia-Pia sebagai platform promosi digital berkelanjutan.

Kegiatan mahasiswa ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Wapia-Pia. Salah seorang staf desa, Musdaliva, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kontribusi nyata yang diberikan para mahasiswa selama berkegiatan.

Baca juga  Mahasiswa KKN Unhas 115 Susun Raperdes, Wujudkan Wapia-Pia sebagai Destinasi Wisata Berkelanjutan

“Kami dari Pemerintah Desa Wapia-Pia sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN yang telah membantu kami mempromosikan desa. Berkat kehadiran mereka, potensi dan keindahan Desa Wapia-Pia kini bisa lebih dikenal masyarakat luas. Kami berharap video promosi ini membawa dampak positif bagi kemajuan desa ke depannya,” tuturnya.

Video dokumentasi ini diharapkan menjadi referensi bagi calon wisatawan sekaligus rujukan bagi mahasiswa KKN pada periode mendatang. (*)