

Oleh : Katmiasih
( Pemerhati Sosial)
Dari hari ke hari perlakuan orang kafir terhadap umat Islam semakin melukai umat muslim. Mereka tidak lagi sembunyi-sembunyi dalam menghina maupun menyudutkan Islam. Baik di dunia nyata maupun di dunia maya mereka berusaha keras ingin menjatuhkan Islam. Seperti peristiwa baru-baru ini terjadi. Bagaimana seorang warga di Jakarta mengeluhkan merasa terganggu dengan adanya suara adzan. Dia harus terbangun jam 03.00 dini hari dikarenakan kerasnya suara adzan seperti yang dimuat media asing AFP ( Agence France-Presse) yang berpusat di Paris (news detik.com, 14/10/2021).
Sedangkan menurut keterangan Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Amirsyah Tambunan ia sangat menyayangkan pemberitaan tersebut. Pasalnya menurut Amirsah saat ini pun sudah ada pengaturan pengeras suara Masjid seperti yang disampaikan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Dikutip Poskota.co.id dari laman resmi MUI, suara azan memang beberapa kali sempat jadi sorotan di sejumlah negara, mulai dari banyak yang risih, sampai ada yang memparodikannya jadi lelucon.
Beberapa waktu lalu, pogram televisi di Korea Selatan melalukan remix terhadap potongan adzan, aksi ini pun menuai protes keras dari warganet dunia.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Mukti Ali Qusyairi, mengatakan adzan merupakan kalimat sakral karena terdapat kalimat jalalah yang menganggungkan Allah SWT. Sehingga adzan tidak boleh dikumandangkan ditempat-tempat kotor seperti kamar mandi atau toilet apalagi ditempat yang penuh kemaksiatan. https://poskota.co.id/2021/10/15/media-asing-beritakan-azan-di-dki-jakarta-sangat-berisik-mui-bereaksi-keras.
Dan salah satu peristiwa lain yang jelas-jelas kebenciannya terhadap Islam adalah dihapuskannya salah satu aplikasi Quran paling populer di dunia dihapus dari App Store di China yaitu Quran Majeed atas permintaan pejabat setempat.
Menyadur BBC Sabtu (16/10/2021) aplikasi itu dihapus karena menampung “teks-teks keagamaan ilegal” dan pemerintah China belum menanggapi permintaan komentar terkait hal ini. Apple Censorship, sebuah situs web yang memantau aplikasi di App Store Apple secara global melaporkan penghapusan aplikasi itu pertama kali. Penghapusan itu dilatarbelakangi karena memuat konten dari keagamaan yang ilegal. Meskipun sekarang kabarnya Islam telah diakui sebagai agama di China. Namun kekejaman China terhadap kaum muslim disana masih saja terjadi. https://www.suara.com/news/2021/10/16/180837/apple-hapus-aplikasi-al-quran-di-china
Mengapa zaman sekarang begitu banyak pelecehan dan penghinaan serta diskriminasi yang dirasakan umat Islam. Padahal kita berada di negara muslim dengan penduduk mayoritas umat Islam. Karena adanya kesalahan kita dalam menentukan ideologi. Ideologi yang menjadi cara pandang kita dalam mengatur kehidupan kita. Negara ini telah mengambil ideologi yang bukan berasal dari Allah. Kita selalu berbangga dengan sistem demokrasi yang katanya memberikan kebebasan berkembang dan berekspresi.
Namun pada kenyataannya segala kerusakan terjadi disana sini. Kerusakan sumber daya alam maupun kerusakan mental bangsa ini.
Dan dengan atas nama demokrasi inilah kaum kafir dengan mudahnya menghina dan merendahkan agama Islam. Mereka melakukan itu karena asas kebebasan yang diemban sistem demokrasi. Dan negara ini diam tidak bergeming. Negara tidak mampu berbuat apa-apa terhadap segala penghinaan yang ditujukan terhadap Islam dan umat muslim. Mereka menganggap itu bukan masalah besar yang bisa menggoyahkan kedaulatan negara. Terkadang negara mengharapkan kita untuk memaafkan dan lebih toleransi terhadap mereka agar tidak terjadi kericuhan dikalangan umat.
Di negara yang mayoritas muslim saja kita tidak bisa berbuat apa-apa, apalagi dinegara yang Islam sebagai minoritas. Semakin brutal dan kejamlah perbuatan mereka. Mereka menganggap Islam laksana racun yang begitu mematikan dan harus dimusnahkan dari negara mereka. Naudzubillahi mindzalik
Islam adalah agama sempurna. Islam juga sebagai sebuah ideologi. Dalam Islam juga diajarkan bagaimana cara mengatur negara. Dan itu sudah dicontohkan Rosulullah dan para sahabat terdahulu. Bagaimana Islam melindungi umat dan agama dari segala rongrongan kaum kafir.
Umat Islam di seluruh dunia ini harus disatukan dalam satu naungan negara yang disebut khilafah. Hanya dengan tegaknya khilafah segala persoalan di negara-negara muslim bisa terselesaikan.
Kholifah sebagai sentral kepemimpinan bagi seluruh umat. Kholifah sebagai pelindung dan penjaga umat dimanapun umat muslim berada. Sebagaimana Rasulullah saw. Bersabda, “Sesungguhnya seorang imam adalah perisai, orang-orang berperang dari belakangnya dan menjadikannya pelindung, maka jika ia memerintahkan ketakwaan kepada Allah dan berlaku adil, baginya terdapat pahala dan jika ia memerintahkan yang selainnya maka ia harus bertanggung jawab atasnya.” (HR al-Bukhari an-Nasai dan Ahmad).
Dengan bersatunya umat, kita akan menjadi kekuatan yang besar sehingga tidak ada lagi bangsa-bangsa kafir yang berani menghina maupun bertindak kejam terhadap Islam dan simbol-simbolnya.
Wallahuallam bishowab













