Serangan kepada Portugis
Serangan Aceh terhadap Portugis yang berada di Malaka dilakukan dari 1615 hingga 1629. Serangan pertama pada 1615 mengalami kegagalan, namun Sultan Iskandar Muda tidak pantang menyerah.
Serangan kedua kembali dilancarkan pada 1629 dan dilakukan secara besar-besaran. Pasukan Portugis terkepung dan terancam, mereka hampir saja menyerah.
Namun Portugis mendapat bantuan dari Johor, Pahang, Patani, Goa, dan India yang pernah ditaklukkan Aceh. Sehingga serangan pasukan Sultan Iskandar Muda terpatahkan.
Setelah mengalami kegagalan kedua, Sultan Iskandar Muda lebih fokus pada masalah-masalah dalam negeri.
Dalam bidang pemerintahan, Sultan menata wilayahnya dengan membagi kerajaan berdasarkan bidang masing-masing.
Sistem pemerintahan disempurnakan dan pendidikan agama menjadi prioritas di Aceh.
Dalam hal perekonomian rakyat, Sultan Iskandar Muda membuat peraturan untuk menjamin kesejahteraan rakyat.













