Daerah  

Sarasehan Organda Korwil V Digelar di Mamuju, Transportasi Disebut Berkontribusi pada Ekonomi Sulbar

Sarasehan Organda Korwil V Digelar di Mamuju

MAMUJU, — Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat resmi menggelar Sarasehan DPD Organda se-Sulawesi Koordinator Wilayah (Korwil) V, Kamis, 10 September 2026, di Matos Hotel Mamuju.

Kegiatan tersebut menjadi forum untuk memperkuat koordinasi antar-Organda di wilayah Sulawesi, sekaligus membahas berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi dunia angkutan umum, khususnya Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Baca juga  Semarak HUT ke-22 Sulawesi Barat, BPBD Sulbar Gelar Berbagai Lomba Meriahkan Hari Jadi

Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin, mengatakan bahwa Organda memiliki peran penting sebagai wadah berhimpun para pengusaha angkutan umum, baik AKAP maupun AKDP.

Menurutnya, keberadaan Organda memiliki posisi strategis karena sektor transportasi tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi daerah.

Baca juga  DPMPTSP Sulbar Sosialisasikan Penerapan Aplikasi Fleksi Tahap II : Dukung Kedisiplinan ASN

Ia menyebutkan, sektor jasa transportasi turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat. Berdasarkan data yang disampaikannya, sektor jasa transportasi memberikan kontribusi sekitar 1,47 persen terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, meskipun perekonomian Sulbar masih didominasi sektor pertanian dan perkebunan.

“Pertumbuhan ekonomi di Sulbar turut disumbang dari sektor jasa transportasi, yakni sekitar 1,47 persen, meskipun masih didominasi oleh sektor pertanian dan perkebunan. Ini menunjukkan bahwa transportasi memiliki peran dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga  Oktober 2022, Inflasi Sulbar Tercatat 5,26 Persen, Enam Terendah Nasional

Maddareski menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam memperkuat pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.