MAMUJU – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Sulawesi Barat menerjunkan personelnya untuk mengawal dan mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju di Gedung DPRD Sulawesi Barat, Rabu (21/10/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah isu krusial di daerah. Di antaranya terkait buruknya kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Kalumpang, sorotan terhadap keakuratan data desil hasil sensus penduduk beberapa waktu lalu, hingga desakan pemenuhan dan perlindungan hak-hak perempuan.
Herman, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat menyampaikan bahwa pengamanan ini dilakukan secara humanis guna memastikan penyampaian aspirasi publik berjalan lancar tanpa mengorbankan ketertiban dan kepentingan masyarakat umum.
“Kami ingin memastikan aspirasi dapat tersampaikan dengan baik, dan di saat yang sama aktivitas masyarakat umum maupun ASN yang sedang bekerja di sekitar area kantor DPRD dapat tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya.
Setelah menyampaikan orasi secara bergantian di depan gedung parlemen, perwakilan massa aksi akhirnya diterima oleh anggota DPRD Sulawesi Barat untuk melakukan dialog dan audiensi secara langsung di dalam ruangan.
Rangkaian aksi unjuk rasa tersebut berlangsung secara kondusif, aman, dan tertib hingga massa membubarkan diri usai melakukan dialog dengan para wakil rakyat.













