Hadapi Pasien Kejang, Ini Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan

Kapan harus ke dokter
Jika Anda melihat seseorang yang mengalami kejang lebih dari 2 menit, segera bawa orang tersebut ke dokter atau cari pertolongan ke IGD rumah sakit terdekat. Pemeriksaan dan penanganan juga perlu dilakukan pada penderita kejang yang:

Baca juga  Sistem Antrian Online Bisa di Rumah Bagi Pasien di RSUD Majene Semakin Dekat

Mengalami kejang untuk pertama kalinya
Tidak kunjung sadar setelah mengalami kejang
Mengalami kejang berulang
Sedang hamil, cedera, atau menderita diabetes
Mengalami demam tinggi
Diagnosis Kejang

Jika pasien datang ke rumah sakit dalam keadaan masih kejang, dokter akan melakukan penanganan terlebih dahulu. Selanjutnya, dokter akan menanyakan gejala dan riwayat medis pasien.

Baca juga  IDI Majene Berbagi, 205 Paket Sembako Dibagikan kepada Warga Kurang Mampu

Untuk memastikan diagnosis, dokter dapat merekomendasikan pasien untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, seperti:

Tes darah, untuk mendeteksi infeksi dan gangguan elektrolit

Pemindaian dengan MRI dan CT scan, untuk mendeteksi perdarahan, tumor, atau gangguan lain di dalam otak
Tes pungsi lumbal, untuk mendeteksi infeksi pada otak dengan memeriksa sampel cairan otak
Elektroensefalografi (EEG), untuk melihat aktivitas listrik di otak dengan menempelkan elektroda ke kulit kepala

Baca juga  RS Hermina Gelar Meet the Expert, Kupas Tuntas Penggunaan Obat di Bulan Puasa