MAJENE, Pelayanan pasien dan pelayanan lainnya di RSUD Majene Juni mendatang akan segera mengalami peningkatan, pasalnya, SIM-RS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) akan segera dilaunching 16 Juni 2022 mendatang. Salah satu kegunaan SIM RS adalah pasien boleh antri di rumah.
Hal itu diungkapkan Ikram, salah seorang tim IT RSUD Majene saat ditemui, Selasa (31/5/2022).
“Insya Allah tanggal 16 Juni launchingnya, tapi diuji cobakan dulu sampai ke semua ruangan, tinggal ruang rawat inap yang sedikit kendala, ada kesalahan persepsi, mereka mengira harus ada operator, jadi kita berikan pemahaman bahwa ini istilahnya bukan operator tapi aplikasi,” ujarnya.
Menurut Ikram, setelah launching, akan ada seminar bersama untuk pembelajaran aplikasi. “Karena aplikasinya sendiri sudah sangat simple dan tidak sulit malah akan lebih dimudahkan dalam penerapannya. Kemudian ada pembenahan jaringan kabel di ruangan poli, tapi itu bukan kendala serius tinggal koordinasikan pihak manajemen rumah sakit,” jelasnya.
Ikram menyebut, ada salah seorang dokter di RS Majene mengatakan, sudah paham ini aplikasi karena pengalaman saat bertugas di RS Wahidin Makassar. “Tinggal yang lain ini,seperti di poli bedah, mau ambil operator, saya bilang jangan itu tidak perlu karena akan menjadi beban RS itu. Jadi saya sarankan belajar karena ini aplikasi simpel. Contoh saja awalnya menulis manual sekarang dipermudah tinggal mengetik, jadi tidak akan berjalan sukses aplikasi kalau tidak dipelajari dan itu tidak sulit, lagian ini kan di era digitalisasi, jadi harus paham pengoperasiannya,” ungkap Ikram.
Ikram mengaku, sudah koordinasi dengan direktur RS Majene, bahwa 16 Juni mendatang, jadwal peresmiannya dan yang buka direktur RS. “Sementara pihak BPJS sudah dikoordinasikan untuk uji coba sistem, apakah sudah berjalan dengan baik dan harus dipastikan tidak ada lagi kendala. Uji coba sistemnya mungkin butuh waktu seminggu, baru bisa diberi ijin operasional seratus persen,” pungkas Ikram. (Satriawan)














