Daerah  

Nelayan Majene Diminta Tak Dekati Pengeboran Gas Radius 500 Meter

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Audience Eni East Sepinggan dengan Pemerintah Kab. Majene di Cafe Diaz Leppe Majene, Senin, 21 September 2020, dihadiri
Wakil Bupati Majene, Anggota DPRD Majene Hasriadi, SH, Ka. Bapeda, Ka. BKAD dan Kadis. PM PTSP. Sementara dari pihak Eni East Sepinggan hadir Vice President HR dan Business Support, Vincent Soetedja, Senior Manager Goverment Affairs dan Communication, Movina Nasriati dan 2 orang staf.

Saat ini Eni East Sepinggan sebagai operator dari wilayah kerja East Sepinggan sedang menjalankan proyek pengembangan lapangan merakes yang berlokasi di Selat Makassar dan bermaksud melaporkan atau menyampaikan lebih lanjut perkembengan proyek tersebut.

Vincent Soetedja menyampaikan terima kasih atas dukungan dan hubungan yang terjalin dengan baik selama ini dengan Pemerintah Kab. Majene, dimana dukungan Kab. Majene sangat membantu perusahaan untuk mendukung Pemerintah Indonesia memenuhi kebutuhan gas domestik.

Baca juga  Polres Tana Toraja Gelar Vaksinasi Door to Door, ini Sasaran Utamanya

“Pada tahun ini ini berencana melakukan pengeboran 5 sumur pengembangan di Blok East Sepinggan. Tahap persiapan akan dimulai di bulan Juli 2020 dengan lokasi pengeboran berjarak sekitar 263 Km dari Sulawesi Barat,” ungkap Vincent.

Adapun pokok persoalan yang disampikan adalah terkait penyampaian atau sosialisasi kepada para nelayan dari Kab. Majene untuk tidak mendekat ke lokasi pengeboran dengan jarak 500 Meter yang dihitung dari sisi terluar instalasi. “Karena akan membahayakan nyawa para nelayan itu sendiri,” tambahnya.

Baca juga  Kamis Mendatang, ASN Majene Akan Diikrar Netralitas Terkait Pilkada

Wakil Bupati Lukman menyambut baik kedatangan rombongan Eni East Sepinggan di Majene, selanjutnya Wakil Bupati Majene akan menindaklanjuti dan menyiapkan waktu khusus untuk mengsosialisasikan persoalan nelayan tersebut. Akan melakukan pertemuan dengan para Camat, Lurah dan Desa yang akan menjadi penyambung lidah ke masyarakat nelayan. “Jangan sampai ada korban jiwa baru kita bergerak, dalam artian kita harus sedia payung sebelum hujan,” tutur Lukman.

Wakil Bupati juga berterima kasih kepada pihak perusahaan yang sudah pernah melakukan sosialisasi dengan masyarakat nelayan yang ada di Desa Bonde difasilitasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Majene.

Baca juga  Dinsos Majene, Hadiri Undangan Raker Bersama Komisi III DPRD Majene

Selain sosialisasi ke masyarakat Wakil Bupati juga berharap agar dilakukan juga bakti sosial yang bersentuhan langsung dengan warga, dan lebih dirapkan lagi bila ada CSR yang dapat diberikan oleh pihak perusahaan.

“Hari ini Pihak Eni East Sepinggan dengan Pemkab. Majene sudah terjalin rasa persaudaraan yang kuat, tentunya kita berharap kedepannya akan ditemukan lagi kilang gas yang dapat memberikan kesrjahteraan bagi warga Majene itu sendiri,” tambahnya.

Lukman melanjutkan, intinya Pemerintah Kab. Majene membuka ruang yang seluas luasnya kepada pihak perusahaan untuk terjun langsung ke masyarakat guna melakukan sosialisasi. “Namun tetap didampingi oleh instansi terkait dan Pemerintah setempat,” pungkasnya. (Ih)