Peradangan akibat benang yang merupakan benda asing bagi tubuh bisa dikurangi.
Jika dibandingkan dengan sunat klamp, sunat dengan metode lem relatif lebih cepat juga proses penyembuhannya. Karena dengan metode sunat lem lebih minimal terjadi proses dehis atau luka terbuka kembali, sehingga anak bisa cepat melakukan aktivitas yang normal kembali.
Hasil Sunat Lebih Estetis
Tak dapat dimungkiri bahwa salah satu faktor populernya sunat teknik lem adalah hasilnya yang jauh lebih bagus dibandingkan metode konvensional, laser atau electric couter. Tidak ada bekas jahitan di kulit kulup yang sudah terpotong menajadikan bekas luka menjadi lebih mulus. Pasalnya, lem yang digunakan untuk merekatkan luka mengandung 2-OCA (2-Octyl Cyanoarylate).
Lem jenis ini pun tahan terhadap air, antibakteri, dan mudah kering.
Teknik lem pun minim risiko komplikasi. Tidak mengherankan jika sebagian besar orang, utamanya yang mementingkan estetika akan memilih sunat metode lem daripada sunat konvensional, laser atau electric couter.
Itulah sejumlah keunggulan sunat lem dibandingkan dengan sunat metode lainnya. Dengan segala kelebihan tersebut, tak heran jika popularitas teknik ini kian meningkat. (*)














