Iptek  

Di Teppo Majene, 10 Anak Disunat dengan Menggunakan Lem, Kok Bisa Ya?

Waktu Pengerjaan Singkat

Dengan tidak dilakukannya proses penjahitan, proses khitan atau sunat menjadi lebih singkat.
Waktu pengerjaan yang singkat akan sangat bermanfaat bagi anak-anak yang sangat penakut atau anak yang hiperaktif atau yang berontak.

Untuk pemotongan kulup penis dapat dilakukan dengan bebagai alat seperti Gomco clamp, Winklemann Clamp, Mogen Clamp, atau bisa juga dengan electric couter dan setelah dipotong baru lem diaplikasikan. Jika metode konvensional membutuhkan waktu sekitar 20 menit maka teknik lem hanya memerlukan waktu sekitar 13 hingga 15 menit saja.

Baca juga  Kapan Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah, Catat Jadwalnya

Proses Penyembuhan Relatif Lebih Cepat

Baca juga  Kemenaker Latih Desain Grafis Puluhan Anak Muda di Majene

Terluka setelah proses sunat memang hal yang wajar. Biasanya, luka akibat sunat akan sembuh dengan sendirinya selama beberapa waktu. Namun, terkadang luka ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Alhasil, anak pun malas untuk beraktivitas seperti biasa.

Dengan sunat lem, kulit kulup yang telah terpotong diberi lem khusus bedah yang biasa dipakai di dunia medis untuk menyatukan kulit yang luka karena tindakan operasi atau kecelakaan.

Baca juga  Puluhan Aplikasi Android Bisa Curi Password Facebook

Dengan mengaplikasikan lem maka luka akan menyatu dalam waktu singkat, tidak perlu lagi jarum dan benang jahit.