Budaya  

Siapa Sebenarnya Tuan di Colang, Penyebar Islam di Totoli dan Pamboborang

Sejarah Tuan di Colang
Thamrin bersama Biyamandar Toto saat mengunjungi Makam Tuan di Colang beberpa waktu lalu. (Foto: YT Thamrin)

Makanya, di sekitar Makam Tuan di Colang, ada pancoran sungai. “Sebenarnya saya juga mencari informasi soal nama asli Tuan di Colang, karena agak susah. Ada orang tua dulu ini yang saya mau korek infonya, Karena beberapa kali cerita tentang Tuan di Colang, bahkan fisiknya begini, ” lanjutnya.

Pantauan poinsembilan.com, Makam Tuan di Colang yang terletak di Colang, seberang sungai Camba Utara, sama sekali tidak ada petunjuk bahwa di daerah tersebut ada petunjuk arah, bahwa ada cagar budaya yang harusnya dilindungi.

Makam tuan di Colang hanya sendiri, bukan kompleks makam, sehingga sebagian besar masyarakat tak mengetahui, bahwa di seberang sungai Camba Utara, ada situs cagar budaya.

Baca juga  SD 136 Barru Raih Juara Umum I Putra di Perkemahan Tingkat Kabupaten Barru

Untuk menuju Makam Tuan di Colang, ada beberapa jalan, bisa melalui. pegunungan Pace’da Garogo, bisa melalui Teppo dan Camba Utara. Tapi lokasi yang paling dekat dan simpel melalui Camba Utara, menyeberangi sungai. Setelah beberapa meter, akan tampak Makam Tuan di Colang yang terbuat dari batu nisan ukir.

Baca juga  Meneladani Sikap Nabi Muhammad SAW dalam Peringatan Isra Mi'raj di Masjid Leppe Barat

Menurut kepercayaan sejumlah keturunan Tuan di Colang, sebelum melakukan sesuatu yang penting, ataupun berhajat, pasti mereka mengunjungi makam Tuan di Colang.

Baca juga  Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Tulu, Perdalam Rasa Cinta kepada Rasulullah

Salah seorang yang mengaku keturunan Tuan di Colang, Munir (80 tahun), dulunya sering mengunjungi makam tersebut. Bahkan, ada juga keluarga dari Makassar, jika berhajat, pasti mengunjungi makam Tuan di Colang.

Selain mengunjungi, keturunan Tuan di Colang ini juga biasa mengadakan ritual mallassuang Beke (Melepas Kambing) di makam Tuan di Colang. (Satriawan)