Daerah  

Lukman : Kalau Ada yang Rusak Motornya, Bawa ke Rumah, Saya Perbaiki

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Pembekalan Peserta Wirausaha Baru Kegiatan Penciptaan Wirausaha Baru Melalui Tenaga Kerja Mandiri (TKM), Dirjen Binapenta Kemeneker RI Disnakertrans Kab. Majene 2020, digelar di kantor Kelurahan Labuang, Senin 22 September 2020.

Kadis Nakertrans Majene, Hj. Hamsinah, SE, MM mengungkapkan, pelatihan ini diikuti 20 orang peserta yang terbagi atas 3 kelompok. “Peserta merupakan warga Kel. Labuang. Lama pelaksanaan selama 3 hari, meliputi Teori dan Praktek di BLK Majene untuk bagian Las,” ujarnya.

Dia menambahkan, manfaat kegiatan ini untuk mengurangi pengangguran, dengan difasilitasi berupa barang dan alat. Sasarannya tenaga kerja wirausaha yang pemula.

Baca juga  Sulap Hutan Bernilai Ekonomis, Pj Gubsulbar Jajaki Kerjasama dengan Investor Turki

“Pada tahun 2020 ini, akan ada pelatihan kewirausahaan pemula. Kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dari tahun ke tahun,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Majene Lukman mengatakan, dirinya menjadi teringat masa lalu. “Saya pernah juga ikut acara yang sama seperti ini pada saat saya tamat SMA pada tahun 80 an, mengikuti pelatihan sampai 6 bulan di Kab. Maros, ambil jurusan bengkel motor. Jadi kalau ada yang rusak motornya, bisa bawa ke rumah saya untuk diperbaiki,” candanya.

Baca juga  Kamis Mendatang, ASN Majene Akan Diikrar Netralitas Terkait Pilkada

Lukman menambahkan, hari ini kita harus mampu memiliki daya saing atau keterampilan, karena bila itu tidak dimiliki maka kita akan ketinggalan. “Tukang itu adalah pekerjaan yang mulia, karena tidak semua sanggup menjalani, karena bukan hanya insentif yang didapatkan tapi juga ada pahala di dalamnya. Saya berharap kedepannya para peserta pelatihan ini akan ikhlas menjalani profesinya,” lanjutnya.

Baca juga  Transfer DAU Pusat ke Majene Berkurang Rp 36 Miliar, Dokter Diminta Bersabar

Mantan wakil ketua DPRD Majene itu menuturkan, agar barang atau peralatan yang diterima saat ini untuk tetap dipelihara dan dirawat untuk kebutuhan mencari nafkah. “Saya berharap mereka terdaftar di Nakertrans untuk dapat dikembangkan lebih baik lagi kedepannya, dan Insya Allah pada tahun 2021 nanti akan ada pelatihan lebih lanjut di BLK Majene, dan bila ada permintaan tenaga kerja dari daerah luar, mereka inilah yang akan diikutkan,” pungkasnya. (Ih)