Daerah  

Hasilkan Data Akurat, Majene Canangkan Pusatkan Data di Diskominfo

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Sosialisasi dan Pencanangan Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten Majene digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Rabu, 14 Juli 2021. Dihadiri Wakil Bupati, Para Kepala OPD, Para Camat dan kepala BPS Majene.

Kepala Bapeda Majene Andi Adlina Basharoe dalam paparannya menyampaikan, acara yang dilaksanakan hari ini merupakan tindak lanjut dari Pepres 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia. “Sosialisasi yang dilaksanakan hari ini merupakan pertama kali dilakukan dan selanjutnya akan dilakukan tindak lanjut formulasi data sektoral di semua OPD,” ujarnya.

Baca juga  Momen Indah Walikota Parepare Sholat Tarawih Berjamaah Bersama Warga Binaan Masjid At Taubah Lapas IIA Parepare

Satu data Indonesia adalah kebijakan data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan digunakan antar instansi pusat, antar instansi daerah melalui pemenuhan standar data, metadata, interoperabilitas data, dan menggunakan kode referensi dan Data Induk.

Tujuan satu data indonesia :

  1. Memberikan acuan pelaksanaan dan pedoman bagi Instansi Pusat dan Instansi Daerah dalam rangka penyelenggaraan tata kelola data.
  2. Mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggung jawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pusat dan daerah.
  3. Mendorong keterbukaan dan trabsparansi data sehingga tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis pada data.
  4. Mendukung sistem statistik nasional (SSN) sesuai peraturan perundang undangan.
Baca juga  Ikatan Mahasiswa Sangtiangkaran Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sesean Suloara'

Wakil Bupati Majene Arismunandar menyampaikan, setiap OPD dan Kecamatan akan memberikan datanya pada satu pusat data yaitu pada Diskominfo Majene, dan mulai dilaksanakan pada tahun 2021.

“Diharapkan kepada semua OPD untuk segera mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam program Satu Data Indonesia tersebut, misalnya jaringan Internet yang terkoneksi. Karena dengan adanya satu data tersebut semua perkembangan dari Perangkat Daerah akan tergambar jelas dan nyata, tentu dengan up date data setiap minggu ataupun setiap bulannya. Semua data yang masuk diharapkan agar dapat terkoneksi juga dengan BPS,” ujarnya.

Baca juga  6 Truk Bantuan dari Kalteng dan 2 Truk Maluku Tiba di Pendopo Majene

Wakil Bupati juga akan senantiasa memantau sudah sampai sejauh mana perkembangan satu data ini, kapan mulai dapat diakses dan kapan mulai para OPD memasukkan datanya.

“Dengan adanya up date data dari semua Perangkat Daerah dan Camat, maka perkembangan dari waktu ke waktu dapat terus terpantau,” lanjutnya. (hms-ih)