Makassar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 Tematik Perubahan Iklim mengajak warga memanfaatkan limbah plastik menjadi ecobrick yang dijadikan pot tanaman dalam program penghijauan di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Posyandu Anyelir 5, Kelurahan Manggala, dengan melibatkan partisipasi aktif warga setempat yang didampingi Ketua RT 002 dan Ketua RW 005.
Program bertajuk “Pemanfaatan Limbah Plastik Menjadi Ecobrick sebagai Pot Tanaman pada Program Penghijauan” tersebut bertujuan mengurangi timbunan sampah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah berbasis daur ulang dan ramah lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mengajak warga mengumpulkan limbah plastik rumah tangga seperti kantong plastik, bungkus makanan ringan, dan botol plastik bekas.
Limbah tersebut kemudian dipadatkan ke dalam botol plastik hingga membentuk ecobrick yang kuat dan kokoh, untuk selanjutnya dimanfaatkan sebagai pot tanaman hijau maupun tanaman hias.
Penggagas program individu kegiatan KKN ini, Elsya Prabowo, mengatakan ecobrick merupakan inovasi sederhana yang mudah diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui ecobrick, kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa sampah plastik masih bisa dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berguna. Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, ecobrick juga mendukung program penghijauan yang berkelanjutan,” ujar Elsya, Senin (26/1/2026).
Elsya yang merupakan mahasiswa KKN Unhas dari Jurusan Rekayasa Kehutanan, Fakultas Kehutanan, menambahkan bahwa antusiasme warga terlihat sejak proses pembuatan ecobrick hingga penanaman tanaman pada pot hasil daur ulang tersebut.
“Partisipasi warga sangat baik dan antusias sepanjang kegiatan berlangsung,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RT 002/RW 005 Kelurahan Manggala, Rohaniyanti, S.Pd.I., menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN Unhas Tematik Perubahan Iklim.
Menurutnya, program tersebut sangat bermanfaat dalam mengelola sampah plastik secara kreatif.
“Program mahasiswa KKN ini kami dukung karena tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan pengetahuan baru bagi warga,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Ketua RW 005 Kelurahan Manggala, Drs. Abd. Rahman Umar, M.Si. Ia mengapresiasi program ecobrick yang dinilai mampu mendorong kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan penghijauan lingkungan.
“Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Lingkungan menjadi lebih bersih, dan warga juga belajar mengolah sampah plastik menjadi pot tanaman yang bisa dimanfaatkan sehari-hari,” katanya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah setempat bersama mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 Tematik Perubahan Iklim berharap masyarakat Kelurahan Manggala dapat terus menerapkan kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik serta menjaga keberlanjutan program penghijauan demi menciptakan lingkungan yang sehat dan asri. (*)













