Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 di Lancirang Sidrap Laksanakan Program Edukasi Menabung Sejak Dini

Peserta didik bersama mahasiswa KKN setelah pelaksanaan kegiatan Edukasi Menabung Sejak Dini di SD Negeri 4 Lancirang, Desa Sumpang Mango, Kecamatan Pitu Riawa, Sidrap, pada Kamis dan Jumat (8-9/1/2026). (Foto: Allisa/ Ist.)

Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) Tematik Inovasi Daerah melaksanakan program edukasi menabung sejak dini di SD Negeri 4 Lancirang, Desa Sumpang Mango, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Program bertajuk “Pembentukan Perilaku Finansial Positif Anak melalui Edukasi Menabung Sejak Dini” ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Unhas dengan pendampingan Dosen Pembimbing kegiatan, Ira Taskirawati, S. Hut., M.Si., Ph.D.

Kegiatan edukasi berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 8 dan 9 Januari 2026, dengan melibatkan siswa SD Negeri 4 Lancirang sebagai peserta utama. Hal ini disampaikan Allisa Nayla Novayanti, mahasiswa inisiator kegiatan, pada Jumat (9/1/2026).

Baca juga  Menteri Yandri Susanto Tekankan Komitmen Memajukan Pemberdayaan Kampung di Indonesia Timur

Menurut Allisa, edukasi ini bertujuan memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak mengenai pengelolaan keuangan secara bijak, khususnya pentingnya menabung serta kemampuan membedakan antara kebutuhan dan keinginan sejak usia dini.

Allisa, mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Unhas ini, lebih jauh mengatakan bahwa literasi keuangan perlu diperkenalkan sejak bangku sekolah dasar agar anak-anak terbiasa mengelola uang dengan baik.

“Edukasi finansial sejak dini penting untuk membentuk kebiasaan positif anak dalam mengelola keuangan di masa depan, sebagai bekal mereka agar tidak bersikap konsumtif ,” ujarnya.

Baca juga  Mahasiswa KKN Unhas 115 Gelar Pelatihan Label Produk UMKM dan Digitalisasi Pemetaan Google Maps di Kelurahan Wala Sidrap

Dalam pelaksanaan edukasi, materi disampaikan dengan permainan edukatif terkait materi keuangan sederhana secara interaktif dan disesuaikan dengan usia peserta didik.

“Media pembelajaran yang digunakan antara lain kertas target menabung untuk membantu siswa menentukan tujuan menabung, serta permainan edukatif yang berkaitan dengan materi keuangan sederhana,” beber Allisa.

Dengan pelaksanaan edukasi ini, dirinya bersama teman mahasiswa seposkonya merasa senang dan berharap, edukasi ini dapat memberikan kontribusi dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta perencanaan keuangan pada anak-anak sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki kesadaran finansial yang baik.

“Kami merasa senang, kegiatan ini mendapat respons positif dari pihak sekolah,” ungkap Allisa.

Baca juga  Terpilih Secara Aklamasi, Andi Ramli Tahir Pimpin Forum MCB-TA

Di tempat yang sama, pihak sekolah berharap kegiatan edukasi finansial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga pemahaman siswa mengenai pengelolaan keuangan dapat terbentuk sejak dini.

Salah satu guru kelas di SD Negeri 4 Lancirang, Rita, menilai edukasi menabung sangat bermanfaat dalam membentuk karakter finansial siswa.

“Program kerja ini sangat membantu anak-anak dalam memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Hal ini penting sebagai bekal mereka di masa depan agar mampu mengelola keuangan dengan lebih bijak,” jelas Rita. (*)