Wow, Desa Binuang Barru Pajang Daftar Penerima BLT di Dinding

Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamatan aset negara Dpd Sulawesi Selatan Dan Aliansi Indonesia mendatangi kantor desa Binuang Kabupaten Barru sulawesi Selatan

POINSEMBILAN.COM, Barru – Desa Binuang Kabupaten Barru patut menjadi contoh desa-desa lainnya di Barru. Pasalnya, demi transparansi, daftar nama-nama penerima BLT Dana desa dipajang di dinding.

Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (Bapan) dpd Sulsel Dan Aliansi Indonesia yang melihat transparansi tersebut mengaku bangga dan berterimakasih kepada desa Binuang.

Kaban Bapan Sulsel Andi Djuraid yang ditemui mengatakan, telah melakukan investigasi di beberapa Desa dan kelurahan terkait data bantuan covid-19. “Kami sangat berterimah kasih kepada Desa Binuang yang sigap dan tanggap terkait data warganya,” ungkap Djuraid.

Kepala Desa Binuang H.Andi Hendra.SS Menyerahkan Daftar Nama-Nama warga Yg Telah Menerima Bantuan Ke Bapan Dan Aliansi

Alasannya, tambah Djuraid, data penerima BLT Desa di desa Binuang terpajang di dinding desa. Jadi warga bisa melihat data mereka menerima atau tidak Bantuan Covid-19 atau bantuan lainya, baik itu bantuan daerah ataupun pusat,” tandas Djuraid yang ditemani Lembaga Aliansi Indonesia, Yulianus.SH

Sementara itu,
Kepala desa Binuang H.Andi Hendra, SS menuturkan, semoga Pemerintah Daerah ataupun Pusat masih memberikan kami regulasi lampu hijau akan warga kami yang tidak kebagian, agar masih bisa menerima bantuan,” tuturnya.

Hendra menjelaskan, selaku kepala desa sangat berterima kasih kepada bupati Barru Suardi Saleh yang selalu memfasilitasi desa dalam hal bantuan. “Terima kasih pak atas bantuannya dulu terhadap warga kami, masyarakat kami yang dulu terkena bencana bisa melanjutkan hidupnya seperti biasa, semoga apa yang diberikan bernilai ibadah,” urai Hendra.

Kepala desa Binuang menambahkan, kendala di desanya adalah anggaran desa yang tidak cukup. “Tapi saya meyakini warga saya sudah menerima bantuan sebanyak 80 persen yang sudah menerima bantuan. Karena anggaran terbatas, hingga mungkin tidak terkaver semua warga saya,” tuturnya. (Firdauz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *