Resmob Polres Toraja Utara Amankan Pelaku Diduga Aniaya Neneknya Sendiri di Tagari

aniaya nenek di tagari
Korban saat diamankan Resmob Polres Toraja Utara, tak ada perlawanan. (Foto: ist)

POINSEMBILAN.COM,TORAJA UTARA~~~Seorang Pria yang diduga sebagai pelaku Penganiayaan terhadap seorang Wanita di Tagari Kelurahan Tagari Tallunglipu Kec. Tallunglipu Kab. Toraja Utara berhasil dibekuk oleh Unit Resmob Sat Reskrim Polres Toraja Utara dipimpin Kanit Resmob Bripka Simbara’ Buntu Lipa. Senin (16/01/2023).

Penangkapan terhadap Pria tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 15 / I / 2023 / SPKT / Res. Torut, tangga 16 Januari 2023, atas dugaan Tindak Pidana Penganiayaan terhadap korban Sdri. YPB yang terjadi pada hari Minggu tanggal 15 Januari 2023.

Baca juga  Sat Resnarkoba Polres Tana Toraja Amankan Lima Tersangka Diduga Pengedar Narkoba

Pelaku tersebut adalah Sdra. NLR (25) warga Jln. Darra’ Kel.Tagari Kec.Tallunglipu Kab. Toraja Utara. Pelaku ditangkap tanpa adanya perlawanan.

Kapolres Toraja Utara AKBP Eko Suroso, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Eli Kendek, S.H mengungkapkan bahwa, kasus Penganiayaan tersebut terjadi pada Minggu (15/01/2023) malam hari. Ketika itu, Pelaku mendatangi tempat tinggal Korban.

Pelaku yang merupakan cucu langsung dari Korban tanpa alasan yang jelas datang dalam keadaan marah, kemudian melakukan penganiayaan terhadap Korban dengan cara memukul menggunakan tangan pada bagian kaki kiri dan mencekik leher Korban.

Baca juga  IMSAT Gelar Kegiatan LKL ke-3, Ini Harapan Ketua Umumnya

“Karena seringnya Pelaku melakukan penganiayaan terhadap Korban, akhirnya Korban memilih melaporkan kejadian tersebut ke Polres Toraja Utara,” terangnya.

Setelah menerima laporan dari Korban, Unit Resmob langsung bergerak cepat mencari keberadaan Pelaku sebagai langkah antisipasi pelaku melarikan diri ke tempat yang lebih jauh.

Baca juga  Ketua DPRD Toraja Utara Angkat Bicara Soal Pemberitaan Dirinya di Medsos

Pelaku pun berhasil diamankan di dalam kamar tempat tinggalnya tanpa adanya perlawanan, dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Toraja Utara guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, jelas Kasat Reskrim.

Kini kasus tersebut telah dalam proses penyidikan, dan atas perbuatannya Pelaku NLR akan dijerat dengan pasal 351 ayat (1) KUHPidana tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan, tutupnya.

Medy

Sumber:Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel