Penyempurnaan Ranperda Kota Layak Anak, DPRD Majene Kunker ke Makassar dan Gowa

Anggota DPRD Majene yang didampingi Pemkab Majene saat kunker ke Makasar dan Gowa untuk share informasi soal Ranperda KLA dan pengarustamaan gender. (foto : ist)

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Dalam rangka menyempurnakan rancangan peraturan daerah (Ranperda) Kabupaten Majene tentang Kabupaten/kota layak anak (KLA) dan Ranperda Pengarustamaan Gender, Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majene melakukan kunjungan kerja ke Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Selasa dan Rabu, 2-3 November 2021.

Anggota DPRD Majene dari komisi III Budi Mansur, yang dihubungi Kamis (4/11/2021) menjelaskan, mereka kunjungi Makassar dan Gowa karena daerah itu sudah mengesahkan ranperda KLA dan Pengarustamaan Gender. “Sementara Majene masih menyempurnakan Ranperda kabupaten layak anak. Kita share informasi, bagaimana penerapannya supaya dapat menambah poin poin dalam rangka penyempurnaan Ranperda itu,” ungkapnya.

Lebih jauh politisi PKS itu menjelaskan, ada dua ranperda yang hendak disempurnakan, Ranperda pengarustamaan gender dan ranperda kota layak anak. “Kalau pengarustamaan gender, yang melatarbelakangi, selama ini kalau kita bicara gender, pasti bicara perempuan, sementara dalam segala hal, perempuan selalu nomor dua, misalnya dalam ranperda ini, pertimbangannya kita bahwa perempuan itu bisa, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam proses perencanaan, jadi nanti itu, salah satu poin di ranperda, ” jelasnya.

Budi Mansur menyebut, akan ada keterlibatan perempuan khusus dalam proses perencanaan. ” Ada keikutsertaan perempuan dalam itu. Kemudian kabupaten layak anak, kita sudah punya perda perlindungan anak, tinggal ada penilaian penilaian hukum. Akan ada tempat-tempat pelayanan umum harus mempersiapkan ramah anak, misalnya di puskesmas, dan di tempat tempat lain, ini masih tahap penyempurnaan,” pungkasnya. (Satriawan)