POINSEMBILAN.COM-TORAJA UTARA, Sosialisasi Kebijakan Aktual Keimigrasian dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi di Wilayah Kabupaten Toraja Utara oleh Divisi Keimigrasian kantor wilayah kementerian Hukum dan Ham Sulawesi Selatan,berlangsung di Hotel Misiliana, Kamis ( 4 November 2021)
Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang, SE M Si menghadiri sosialisasi Kebijakan Aktual Keimigrasian yang dilaksanakan atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Toraja Utara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pariwisata dengan Kemenkumham Divisi Imigrasi Sulawesi Selatan.
Kepala Divisi Keimigrasian kantor wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan Dodi Karnida,HA dalam sambutannya mengatakan,tahun 2020-2021 masih terasa betapa dahsyatnya Corona yang memporak porandakan perekonomian,banyak masyarakat yang sangat susah mencari pekerjaan, penghasilan untuk kesejahteraan hidup mereka bahkan ada yang diberhentikan dari pekerjaan.Sebenarnya Toraja Utara adalah lumbung uang karena merupakan daerah pariwisata dengan daerah wisatanya dan budayanya merupakan incaran para wisatawan
Domestik dan mancanegara.
“Kami dari Kemenkumham khususnya Keimigrasian sangat mendorong pariwisata Toraja Utara sesuai tupoksi untuk pemulihan pariwisata Toraja Utara dengan menghadirkan persepsi yang sama melalui layanan Paspor untuk kehadiran orang asing di Toraja Utara dan kepergian orang Toraja Utara ke Luar negeri , memperkuat kerjasama stakeholder untuk memaksimalkan beberapa objek wisata.Imigrasi selalu memberi kebijakan- kebijakan dalam rangka implementasi pelayanan prima kepada masyarakat,” ungkap Dodi Karnida.
Bupati Toraja Utara dalam sambutannya mengatakan, bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena melalui sosialisasi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan kementerian Hukum dan HAM Direktorat Jenderal Imigrasi stakeholder dalam upaya kita bersama-sama menyatukan langkah-langkah kita menuju pemulihan ekonomi pasca pandemi dalam tatanan kehidupan baru/ new normal. “Panorama Indah Toraja merupakan salah satu destinasi pariwisata, wisatawan asing dan domestik akan menjadi andalan pemerintah di sektor pariwisata ,maka kami pemerintah daerah berperan langsung melindungi dan menciptakan iklim yang lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
“Kiranya sosialisasi ini memberi dampak yang positif bagi pemerintah ,masyarakat dan penggiat sektor pariwisata agar selalu berperan pada aturan yang ada,sehingga pelaksanaan keimigrasian yang menyangkut tentang izin tinggal,pemberian perpanjangan visa bagi WNA dapat dilaksanakan dengan baik,” ungkap Bupati Toraja Utara.
Sebagai narasumber Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Yoel Tangdiembong dengan materi Peran Dukcapil dalam perkawinan campuran, Kadis Pariwisata Yori Lesawengen Dengan materi Strategi kepariwisataan dalam rangka pemulihan ekonomi di kabupaten Toraja Utara dan Dr.Lucky Karim, Jft Analis Keimigrasian Muda,dengan materi kebijakan aktual keimigrasian dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid 19.
Sosialisasi dihadiri oleh Sirajuddin Kepala Divisi Administrasi kantor wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan, Benyamin kepala kantor Imigrasi kelas III Palopo,Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Dra. Samuel Samperompon,M Si,Para kepala OPD,camat dan para pelaku usaha pariwisata.
Tanggal 4 dan 5 November 2021 akan dilaksanakan pelayanan pembuatan paspor jemput bola di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi dari kantor Imigrasi kelas III Palopo,bagi Pemerintah dan masyarakat Torut. (Diskominfo)