Pesan menyejukkan juga disampaikan mantan ketua KKL La Towua S.Ag. Dia menyampaikan bahwa KKL merupakan wadah strategis dan didalamnya memiliki nilai sosial, etika dan pengetahuan bersama yang insya Allah akan terus dikembangkan dalam rangka penguatan internal organisasi. “Sehingga lebih adaptif dan memberi faedah bagi masyarakat luas,” ungkapnya.


Apresiasi lain disampaikan salah satu peserta Mubes sekaligus tokoh pemuda desa Bone- bone kecamatan Batukara, Laode Aminuddin S. PdI. Laode Aminuddin mengatakan bahwa kegiatan ini selain memilih nahkoda baru juga menjadi tungku penyemangat memelihara solidaritas KKL yang tetap terjaga dalam memastikan visi misi organisasi secara perlahan bisa dilakukan. “Semoga KKL kedepan membuka ruang komunikasi dengan Pemda, pemerintah propinsi, universitas, Balai latihan kerja/ perusahaan, sehingga ada kemitraan yang terjalin dalam penguatan ekonomi, peningkatan SDM organisasi dan kreativitas lainnya. Insya Allah KKL kelak menjadi ruang principil of charity (prinsip amal) dalam bingkai makhluk sosial (makhluq Madaniyun),” bebernya.













