Miris, Majene Tidak Terdaftar dalam Sistem Kearsipan Pusat

Depot Arsip

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Meskipun kearsipan Majene memiliki gedung yang cukup bagus, namun administrasi kearsipan masih belum bisa dioptimalkan karena berbagai faktor.

Salah seorang pejabat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Majene, yang ditemui Rabu (5/2/2020) mengungkapkan, masih banyak yang perlu dibenahi terkait kearsipan Kabupaten Majene. “Majene termasuk yang tertinggal di Pusat, karena tidak terdaftar dalam aplikasi kearsipan pusat,” ujarnya.

Baca juga  BreakingNews: Seorang Pelajar Kembali Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tande Timur

Ketika disinggung apa yang menyebabkan sampai Majene tidak terdaftar di sistem aplikasi pusat, Dia menyebut Kabupaten Majene tidak mengikutkan Dinas Kearsipan jika ada undangan dari Provinsi.

Baca juga  Paparkan Progres, PUPR Sulbar Tekankan Penguatan Sinergi Eksekutif-Legislatif dalam Pembangunan Infrastruktur

Bukan cuma tidak terdaftar di pusat, kearsipan di sejumlah OPD di Majene juga masih amburadul. “Banyak OPD yang penataan arsipnya belum bagus, seperti Disdukcapil, Dinas Koperasi dan banyak lagi,” ujarnya.

Baca juga  Lestarikan Alam, Personil Koramil 1414-04/Sesean Gotong Royong Bersama Warga Melaksanakan Reboisasi

Berbagai alasan OPD mengenai amburadulnya kearsipan, diantaranya Gedungnya dibongkar, ada pula karena pindah Gedung.

Selain itu, Arsip tentang sejarah terbentuknya kabupaten Majene juga masih tidak lengkap. (Satriawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *