Keluhan Guru di Majene, Tunjangan Sertifikasi Sebulan Belum Terbayar

sertifikasi guru majene
Hendra, Guru SDN 26 Pakkola Kecamatan Banggae saat ditemui di sekolahnya, Selasa (3/1/2023). (foto: Ilham Malasang)

MAJENE, Sejumlah guru di Majene mengeluhkan tunjangan sertifikasinya selama sebulan belum terbayarkan.

Salah seorang guru di Majene, Hendra, saat ditemui di sekolahnya, Selasa (3/1/2023) mengatakan, tunjangan sertifikasinya selama sebulan belum dibayarkan oleh Disdikpora Majene selaku OPD yang menaungi guru.

Baca juga  Pendaftaran Seleksi Calon Guru Penggerak Ditutup 22 Juli 2020

“Sebagai penerima tunjangan sertifikasi guru, kami juga heran mengapa bisa tertunda pembayarannya, padahal segala kelengkapan administrasi telah kami penuhi untuk keperluan pencairan,” tutur Hendra dengan wajah tampak kesal.

Baca juga  Semakin Meningkat, Hari Ini Kasus Covid19 di Sulbar Bertambah 106, Terbanyak di Polman

Guru SDN 26 Pakkola itu menegaskan, dana sertifikasi itu adalah hak setiap guru yang dananya bersumber dari kementrian keuangan Republik Indonesia.

Sementara itu, Kepala BKAD Majene, Kasman Kabil yang dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan, dirinya sudah meminta kepada Disdikpora Majene untuk mengajukan permintaan. “Saya sudah minta kepala dinas dispora untuk ajukan permintaannya,” pungkasnya. (Ilham Malasang)