Hari Ketiga Pencarian di Perairan Majene, Penumpang KM Prince Soya Belum Ditemukan

Tim SAR Gabungan tengah mencari korban terjatuh KM Prince Soya. (foto : ist)

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Pencarian terhadap Baso Laki-laki 46 tahun, penumpang KM Prince Soya yang terjatuh di perairan Majene kembali dilanjutkan pada Kamis, 26 Agustus 2021, pukul 07.00 Wita.

Dalam pelaksanaan Operasi SAR yang memasuki hari ketiga, tim SAR Gabungan melakukan penyisiran menuju area pencarian (search area) sejauh 12 Nm dengan radial 180º arah selatan, menggunakan 1 (satu) unit Rubber milik Basarnas dan 1 Unit spead boat milik Ditpol Air Polres Majene

Baca juga  Terkait Video Ibu-ibu Asyik Goyang di Hotel, Ini Tanggapan Hotel Novena Bone

Pelaksanaan Operasi SAR hari ini melibatkan, Team Rescue Kansar Mamuju, Brimob Polda Sulbar, Polres Majene, Pol Air Majene, Posmat TNI AL Majene, KPLP Majene, BPBD Kab. Majene, Dinas Damkar Kab.Majene, PMI Majene, SAR UNHAS, SAR UNM, SAR malaqbi, Mapala Unsulbar, Pariwisata Pantai Barane dan masyarakat setempat

Kepala Kantor SAR (Basarnas) Mamuju, Saidar Rahmanjaya, S.H.,M.A.P mengungkapkan, pelaksanaan Operasi SAR tetap dilaksanakan secara maksimal, untuk hari ini tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan memperluas area pencarian hingga 12 Nm. “Hingga pukul 18.00 Wita, tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan korban,” ujarnya.

Baca juga  Gempa Sulbar, Pagi Ini, Total 45 Warga Meninggal Dunia, 36 Mamuju dan 9 Orang Majene

Adapun kekuatan personil berjumlah 32 Orang dari 12 instansi atau organisasi dan menggerakkan 2 Alat Utama yaitu satu unit Rubber Boat milik Basarnas Mamuju dan Satu Unit spead boat milik Ditpol Air Polres Majene.

Baca juga  Ketua DPRD Majene Salmawati Sampaikan Duka Atas Meninggalnya Bayi Tanpa Anus di Makassar

Di samping itu, Saidar mengungkapkan, pihaknya selalu berharap korban dapat segera ditemukan serta pelaksanaan Operasi SAR dapat berjalan sesuai rencana dengan mengedepankan sinergitas dan prosedur kesehatan yang telah ditentukan.

Saidar juga berpesan kepada seluruh unsur yang terlibat untuk tetap menjaga keselamatan dan kesehatan selama menjalankan tugas Operasi SAR ini. (Satriawan)