Daerah  

Hari Jadi Mamuju ke-486, Gubernur SDK Sampaikan Nasihat Leluhur dalam Bahasa Mamuju

MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menyampaikan pesan khusus saat menjadi inspektur upacara Hari Jadi Mamuju ke-486 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Mamuju, Selasa 14 Juli 2026.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Raja Mamuju Bau Akram Dai, Mantan Bupati Mamuju Almalik Pababri dan Habsi Wahid, para bupati dan wakil bupati se-Sulawesi Barat, serta unsur Forkopimda Mamuju.

Baca juga  NIK, e-KTP dan Data Kependudukan, 5 Instansi di Majene Jalin Kesepakatan

Dalam amanatnya, Bupati Mamuju dua periode itu menyampaikan pesan menggunakan bahasa Mamuju sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai yang diwariskan para leluhur.

Pesan pertama yang disampaikan SDK mengingatkan masyarakat untuk menjaga kejujuran dan tidak mengambil hak orang lain.

“Jangan ambil yang bukan hakmu, apabila kamu mengambil yang bukan hakmu, hak orang yang akan kamu ambil, kalau hak orang yang kamu ambil berarti kamu pencuri,” kata SDK.

Baca juga  Hari Pertama Bertugas Sebagai Bupati Majene, AST Langsung Buka Tiga Kegiatan Sekaligus

Pesan berikutnya berkaitan dengan sikap hidup agar tidak melampaui batas. Menurutnya, nasihat tersebut telah lama menjadi pedoman hidup masyarakat Mamuju.

“Tidak ada kebaikan yang akan kamu temukan kalau kamu melewati batas, pasti kamu akan jatuh,” ujarnya.

Baca juga  Ratusan ASN Majene Kuliah di STIE Nobel, Bupati Majene Terima Penghargaan

Selain dua pesan itu, SDK juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap berikhtiar dan berserah diri kepada Allah SWT agar cita-cita membangun Mamuju dan Sulawesi Barat dapat terwujud.

Momentum Hari Jadi Mamuju ke-486 itu pun menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai kejujuran, hidup dalam batas yang benar, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah. (Rls)