Daerah  

Bupati Majene Lukman Minta Maaf Sama BPK Perwakilan Sulbar

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, BPK Perwakilan Provinsi Sulbar menggelar exit meeting atas pemeriksaaan di Kabupaten Majene via zoom meeting di Ruang Rapat Bupati Majene, Senin, 10 Mei 2021.

Dihadiri Bupati Majene, Kepala Sub Auditoriat BPK Sulbar, Ketua Tim BPK beserta Anggota, Inspektur Inspektorat beserta jajarannya dan Kepala BKAD beserta jajarannya.

Ali Wardhana, Kepala Sub. Auditor BPK RI Perwakilan Sulbar mengatakan, Terima kasih atas segala bantuannya selama ini baik secara moril maupun kelengkapan teman teman BPK di lapangan. “Exit meeting hari ini menandakan berakhirnya pemeriksaaan BPK di Majene, selanjutnya akan kami susun laporannya, 4 Juni akan menyerahkan laporannya kepada Pemkab dan Pimpinan DPRD,” ujarnya.

Baca juga  Tim Door to Door Polres Tana Toraja Gelar Vaksinasi di SDN 108 Rantelemo

Ali menambahkan, pihaknya telah secara lengakp melakukan pemeriksanaan, uji petik dan wawancara, meliputi gambaran umum berupa : Neraca, NRA, LP SAL, LO, LPE, LAK, CaLK.

Tujuan pemeriksaaan memberikan keyakinan yang memadai LK disajikan wajar dalam semua hal material sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum, dengan memperhatikan :

▪︎Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan (SAP).
▪︎Kecukupan Pengungkapan.
▪︎Kepatuhan terhadap peraturan perundang undangan.
▪︎ Evektivitas sistem pengendalian Intern.
Foto

Baca juga  Bappeda Toraja Utara Laksanakan Sosialisasi Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah

Selanjutnya Ali Wardhana menyampaikan beberapa catatan yang harus ditindaklanjuti oleh Pemkab. Majene

Sementara Bupati Majene Lukman menyampaikan, pihaknya mohon maaf selama Tim BPK Perwakilan Sulbar selama di Majene, terlebih dengan  adanya salah seorang tim BPK yang mengalami gangguan kesehatan di Majene. “Kami juga menyampaikan terima kasih pada saat posisi diaudit sekaligus memberikan pembelajaran kepada kami dan ini sangat berarti,” ungkapnya.

Baca juga  Milad HMI ke-73, Ini Harapan Bupati Barru

Terkait catatan yang ada di lapangan, akan segera dibenahi dan menjadi tanggung jawab pemkab hingga batas waktu yang ditentukan akan disempurnakan.

“Kami tetap mohon binaannya sehingga akan menjadi instrospeksi bagi kami di Majene, dan tetap bisa menyajikan yang terbaik dalam pemeriksaaan kedepannya,” ujarnya.

Bupati Lukman juga menyampaikan mohon maaf bila selama masa pemeriksaan di Majene tidak pernah menemui, karena Lukman sadar bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim BPK tidak boleh diintervensi oleh siapapun juga, termasuk Bupati sendiri. (ih)