Daerah  

Perpusip Sulbar Perluas Jangkauan Layanan, Perbarui Koleksi Bacaan di Sejumlah Pojok Baca

Perpusip Sulbar Perluas Jangkauan Layanan

MAMUJU– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat kembali memperkuat layanan ekstensi perpustakaan dengan melakukan pembaruan koleksi melalui layanan pinjam pakai di sejumlah pojok baca yang berada di fasilitas umum dan pusat keramaian masyarakat.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Kabid Layanan dan Pengembangan Bahan Pustaka, A. Suryani, Kabid Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Timothius beserta tim Perpusip Provinsi Sulawesi Barat dengan menyasar beberapa titik, di antaranya Kapten Jus, Mall Matos Mamuju, dan Cafe Ruang Rindu pada Kamis 01 Oktober 2026.

Baca juga  Uji Petik Perparkiran di Parepare, Inspektorat Terjun Langsung

Dalam kegiatan tersebut, koleksi yang sebelumnya telah ditempatkan melalui skema pinjam pakai diperbarui dengan menggantinya menggunakan bahan bacaan yang lebih mutakhir dan relevan.

Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh akses terhadap bacaan yang beragam dan sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan informasi.

Baca juga  Rencana Pembentukan Kabupaten Balanipa Kembali Mencuat di Permukaan

A. Suryani mengatakan, pembaruan koleksi merupakan bagian dari komitmen Perpusip Provinsi Sulawesi Barat untuk menghadirkan layanan perpustakaan yang semakin dekat dengan masyarakat.

“Kami tidak ingin layanan perpustakaan hanya terpusat di gedung perpustakaan. Melalui pojok baca di ruang-ruang publik, masyarakat dapat mengakses bahan bacaan dengan lebih mudah. Karena itu, koleksi juga perlu diperbarui secara berkala agar tetap relevan dan menarik untuk dibaca,” ujarnya.

Baca juga  Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat, HUT RI Ke-77 Pemerintah Kabupaten Toraja Utara Gelar Pengibaran dan Penurunan Sang Saka Merah Putih di Lapangan Bakti Rantepao

Menurutnya, keberadaan pojok baca di pusat keramaian menjadi salah satu bentuk perluasan layanan ekstensi Perpusip Provinsi Sulawesi Barat, sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan bahan bacaan di sela-sela aktivitas mereka.

Upaya tersebut diharapkan dapat semakin mendekatkan perpustakaan kepada masyarakat serta mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca melalui akses bahan bacaan yang mudah, beragam, dan berkualitas.