Daerah  

Diskoperindag Majene Temukan Sejumlah Pedagang di Pasar Gunakan Timbangan Tak Sesuai

diskoperindag majene
Kadis Koperindag Majene, Busri K

MAJENE — Meminimisir kecurangan atas alat ukur dan timbangan oleh pedagang, jajaran Dinas Koperasi l, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Majene gencar melakukan tera ulang.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Majene, Busri mengatakan, pihaknya menyisir sejumlah pelaku usaha yang menggunakan alat ukur maupun timbangan untuk ditera ulang.

Baca juga  Pansus DPRD Sulbar ke Majene Ingin Tahu Sejauh Mana Penyaluran Logistik ke Masyarakat

“Itu program rutin kami dengan menggandeng Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika,” ucap Busri di kantornya, Selasa (29/11/2022).

Ia mengaku, selama menyisir pasar pihaknya menemukan banyak pedagang yang menggunakan alat ukur maupun timbangan yang tidak sesuai.

“Berbagai cara dilakukan oleh mereka untuk mengakali timbangan yang digunakan, seperti menekan timbangan lebih lama agar pernya tidak main dengan sempurna,” ungkap Busri.

Baca juga  Jelang Ramadhan, Sekprov Sulbar Sebut Tercipta Kecenderungan Penyebab Inflasi

Selain itu kata dia, tidak sedikit pedagang yang menggunakan alat ukur atau timbangan yang sudah termakan usia.

“Timbangannya juga sudah tua. Kami sudah sering katakan sama pedagang, kalau menggunakan timbangan sebaiknya yang berstandar nasional, supaya tidak merugikan konsumen,” ucap Busri.

Baca juga  Prof Zudan Ajak Organisasi Media Dorong Pentingnya Branding Terkait Potensi di Sulbar

Ia menambahkan, bahwa agenda tera ulang terhadap alat ukur dan timbangan sudah terjadwal setiap tahun.

“Supaya konsumen atau masyarakat tidak dirugikan oleh ulah pedagang nakal,’ ucap Busri seraya berharap kepada pedagang agar menormalkan alat ukur atau timbangan yang mereka gunakan.

(Ilham)