Ini yang Menyebabkan Jantung Berhenti Saat Sedang Main Bulutangkis

Jantung Berhenti Saat Sedang Main Bulutangkis
Gazali Mukni sebelum terjatuh dan meninggal di lapangan bulutangkis. (Foto: tangkapan layar video)

MAJENE, Seorang warga Majene, Gazali Muqni, dikabarkan meninggal, Rabu (16/3/2022) malam, saat dia sedang bermain bulutangkis di Gedung Olah Raga Majene.

Salah seorang teman Gazali, Gaffar menuliskan di facebook kalau Gazali berpulang ke rahmatullah. “Innalillahi wainna ilaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah saudara kakak gaki Muh. Gazali malam ini Rabu, 16 Maret 2022 pukul 10.00,” tulisnya.

Dikutip dari grid.id, pada usia muda (di bawah 35 tahun), penyebab kematian mendadak saat olahraga umumnya akibat terjadinya henti jantung mendadak, bukan serangan jantung.

Baca juga  Hingga Saat Ini, 360 Warga Sulbar Telah Meninggal Karena Terjangkit Covid

Ini disebabkan karena hipertropik kardiomiopati. Kardiomiopati adalah suatu penyakit genetik yang menyebabkan terjadinya penebalan tidak normal di otot-otot jantung.

Baca juga  Kabar Duka Datang dari Sandiaga Uno, Mertua Meninggal di Singapura

Sedangkan, penyebab kematian mendadak pada usia yang lebih tua berbeda – lebih dari 50 tahun, umumnya disebabkan karena mereka memiliki penyakit jantung koroner dan pernah mengalami serangan jantung sebelumnya.

Baca juga  241 Jemaah Haji Asal Majene Tiba, Seorang Meninggal

Maka tidak heran, bila di kemudian hari mereka menjadi rentan mengalami serangan henti jantung.

Saat melakukan aktivitas olahraga, semua otot bergerak, termasuk otot jantung.

Ketika melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, seseorang yang memiliki faktor kardiomiopati, otot jantungnya akan semakin menebal saat olahraga.