Suara Terpatah-patah, Wabup Majene Lukman Sangat Berduka Atas Wafatnya Bupati Majene

kondisi Bupati Majene, Fahmi Massiara saat dirawat di RS Grastalina Makassar yang beredar di facebook. (Sumber : facebook)

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Kepergian Bupati Majene menghadap sang pencipta, Senin (28/9/2020) sekira pukul 12.00 siang,juga sangat dirasakan wakil bupati Majene, H. Lukman.

Dihubungi via telepon, suara ketua DPD Golkar Majene itu sangat jelas sedang sedih dan terputus-putus saat dimintai konfirmasi atas wafatnya Fahmi Massiara. “Sangat berduka pak, kami sangat kehilangan,” ujarnya dengan suara terpatah-patah dan sedih.

Wartawan poinsembilan.com pun langsung mengakhiri pembicaraan karena wakil bupati Majene itu tampak tak bisa melanjutkan pembicaraan.

Baca juga  Unjuk Rasa 11 April, Kapolri: Kawal dengan Humanis, Jaga Kesucian Bulan Ramadan
Baca juga  Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Toraja Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sesean Suloara'

Sekadar diketahui, Lukman adalah calon wakil bupati Majene yang awalnya berpasangan dengan Fahmi Massiara, namun karena kondisi kesehatan Fahmi Massiara yang tidak memenuhi syarat kesehatan untuk maju sebagai calon bupati sehingga digantikan dengan istri almarhum, Dra Hj. Fatmawati Fahmi sebagai calon Bupati.

Baca juga  Pemerintah Meniadakan Rekrutmen CPNS Tahun 2020

Tahun 2020 adalah tahun keempat kebersamaan Fahmi Massiara dengan Lukman memimpin Majene. Sejumlah penghargaan dan award diterima, baik dari Pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. (Satriawan)