Siapakah Sebenarnya Abu Nawas?

Beliau sangat mencintai nasihat yang mengingatkan diri pada hari akhirat. Al-Ashma’i berkata, “Pada satu hari Harun Al Rasyid memanggilku. Saat itu dia menghiasi istana, membuat hidangan yang banyak dan lezat, lalu dia memanggil Abu Al-Atahiyyah, lalu Harun berkata kepadanya, “Sifatilah kenikmatan dan kesenangan hidup kami.” Maka Abu Al Athiyah menyenandungkan sebuah syair:

Baca juga  Beri Ucapan Simpati untuk Bella, Raffi Ahmad Dicubit Nagita Slavina

Hiduplah semaumu

Di bawah naungan istana nan megahmu

Engkau berusaha mendapatkan apa yang engkau senangi

Baik pada waktu sore maupun pagi

Namun, apabila jiwa tersengal-sengal

Karena sempitnya pernapasan dalam dada

Saat itu berulah engkau tau

Bahwa selama ini engkau sedang tertipu

Harun Al Rasyid pun langsung menangis sejadi-jadinya, sehingga Fadhi bin Yahya berkata, “Amirul-Mukminin memanggilmu agar engkau bisa membuatnya senang, tetapi engkau malah membuatnya susah.” Maka Harun Al Rasyid berkata, “Biarkan dia, dia melihat kita sedang kebutaan dan dia tidak ingin kita semakin buta.”