Daerah  

Sebentar Malam, Jalan Poros Maros Pangkep akan Ditutup Total, yang Hendak ke Makassar Patut Berfikir Ulang

MAJENE, Perkembangan pembangunan jalur kereta api lintas Makassar Parepare semakin memperlihatkan perkembangan yang signifikan.

Hal itu dapat terlihat soal rencana pemasangan jembatan rel kereta api di jalan poros Maros Pangkep, tepatnya di desa Maccini Baji Kecamatan Lau Kabupaten Maros.

Berdasarkan surat himbauan polres Maros, bahwa pada Rabu (24/8/2022), jalan poros Maros Pangkep di Desa Maccini Baji itu akan ditutup total. “Mulai pukul 23.00 hingga pukul 04.00 Kamis dinihari,” tulis himbauan dari Samapta Polres Maros itu.

Baca juga  Dinsos Majene Beri Bantuan Korban Kebakaran di Saleppa dan Poniang

Baca Juga JMSI Pusat Tetapkan Kepengurusan JMSI Sulbar 2022-2027, Berikut Daftarnya
Olehnya itu, Kasat Samapta Polres Maros, yang mewakili Kapolres Maros memohon maaf atas gangguan dalam perjalanan itu dan meminta kepada kendaraan, baik itu angkutan barang maupun angkutan orang, untuk menunda perjalanan sementara.

Sementara itu, sejumlah sopir angkutan umum jalur Makassar Majene dan sebaliknya Jalur Majene Makassar, memilih berangkat lebih awal untuk menghindari waktu penutupan total jalan poros tersebut.

Baca juga  Posyandu di Desa Bababulo Pamboang Disulap jadi Rumah Bebas Stunting

Baca Juga Warga Binaan dan Pegawai Rutan Klas II B Majene Disuntik Vaksin Booster
Salah seorang sopir angkutan Makassar-Majene, Muslim, dalam statusnya menuliskan, dirinya menjemput lebih awal bagi penumpang dari Makassar menuju Majene.

Dikutip dari tribunnews, Kepala Seksi Perawatan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan Arief Sudiatmoko mengatakan penggeseran rel kereta api ini akan menggunakan metode sistem hidrolik.

“Metode penggeseran ini menggunakan sistem hidrolik. Dengan cara mendorong pelan-pelan. Sekali mendorong akan menggeser sekitar 90 cm,” jelasnya.

Baca juga  Dapur Kampung Baru, Korvei Pembersihan Sebagai Janji untuk Generasi Sehat

Baca Juga Tata Kualitas Penyiaran di Majene, KPID, Anggota DPRD Sulbar Hingga Disinfokom Berkumpul di Hotel
Arief menambahkan untuk lancarnya pelaksanaan pergeseran rel kereta api dan mengurai kemacetan, maka untuk kendaraan-kendaraan besar akan dihentikan.

“Sementara untuk kendaraan kecil dan roda dua, kami menyiapkan area lintasan di escape road dibawah jembatan yang akan kita geser ini. Jadi penutupan ini hanya khusus dilakukan bagi kendaraan berat saja,” jelasnya. (*)