Sat Lantas Polres Parepare Sosialisasikan Bahaya Kendaran Odol

POINSEMBILAN.COM-PAREPARE, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Parepare sosialisasi penertiban terhadap kendaraan Over Dimension Over Loading (odol) di dermaga Pelabuhan Nusantara Parepare, Senin (25/10/2021)

Adapun kegiatan yang digelar dengan sasaran terhadap Para Sopir Truck Tangki CPO, Truck Dump dan kendaraan angkutan ekspedisi yang berada di lokasi Pelabuhan Nusantara Parepare

Kasat Lantas Polres Parepare Akp Muhammad Yusuf,S.Sos., M.M menjelaskan, pelanggar muatan dan dimensi berlebih di jalan berdampak terhadap rusaknya infrastruktur jalan dan jembatan serta Bahaya akan kecelakaan lalu lintas.

Baca juga  Kasatlantas Polres Parepare: Jangan Ada Lagi Pelajar jadi Korban Lakalantas

” Kami menghimbau kepada pelaku usaha yang memiliki kendaraan ODOL dan Para Sopir untuk tidak melanggar ketentuan muatan, baik over dimensi dan over load agar tetap di perhatikan karena kecelakaan berawal dari pelanggaran, ” ujar AKP Muhammad Yusuf

Lebih jelas Kasat Lantas Polres Parepare Akp Muhammad Yusuf Kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kendaraan over dimension over loading (ODOL), ternyata cukup besar, bahkan di antaranya tabrak beruntun yang dapat mengakibatkan banyak korban jiwa, dan juga kerugian materiil yang tidak sedikit

Baca juga  Naik Pangkat, Wakapolres Bone Kompol Muhammad Asrofi Dapat Reward

Dimana Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah mencanangkan Zero Odol pada tahun 2023. Artinya sejak saat ini mulai dilakukan sosialisasi penertiban pelanggar ODOL yang tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Baca juga  Untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas jalan Raya satuan lalu lintas polres majene Gelar Patroli Hunting -System

Selain melakukan sosialisasi Odol, petugas dari satuan Lalulintas Polres Parepare juga mengajak para sopir untuk disiplin penerapan protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker pada saat diluar rumah, sebagai langkah dalam menanggulangi dan memutus rantai penyebaran COVID-19.

“ Karena ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, kegiatan ini tetap mengutamakan protokol kesehatan, “ Pungkasnya. (Firdauz)