Putra Bone Jadi Kepala Atase Pertahanan RI di Jepang dan Mikronesia

Kolonel penerbang Andi Nur Abadi, S.T, M.M bersama keluarga. (foto : ist)

POINSEMBILAN.COM-WATAMPONE, Kolonel penerbang Andi Nur Abadi, S.T, M.M , putra Bugis Bone, diangkat menjadi Atase Pertahanan Republik Indonesia Periode 2021-2024 (Athan RI) untuk negara jepang dengan negara rangkapan adalah federasi mikronesia.

Sebuah kebanggaan tersendiri, karena untuk pertama kalinya ada putra Bone yang mampu menduduki jabatan tersebut. Atase Pertahanan atau biasa disebut Athan tersebut bertugas mewakili menteri pertahanan dalam segala urusan militer ketiga matra darat, laut dan udara serta urusan diplomasi di negara akreditasi.

Alumni Akademi Angkatan Udara 1998 itu, tercatat pernah menerbangkan pesawat tempur hawk 100/200, pesawat C-212 casa, pesawat AS-202 Bravo, pesawat T-34 Charlie, dan pesawat KT-1 Woong bee.

Baca juga  Bupati Pinrang Irwan Hamid, Turut Hadir di Acara OTDA Ke 27 Tahun

Berbagai jabatan strategis pernah diduduki kolonel penerbang kelahiran tahun 1976 itu, diantaranya pernah menjabat Danyon Taruna di Magelang, Danlanud Leo Wattimena Morotai, Dankorsis Sekkau, Danpusdiklat Hanudnas di Surabaya dan lain-lain.

Baca juga  Ditengah Kesibukan, Bupati AST Tatap Konsisten Laksanakan Syafari Subuh

Perwira penerbang dengan Call Sign “Warhawk” tersebut merupakan putra tertua dari H. Andi Bahtiar Mangkona dan Hj. Andi Dio Pabokori. Warhawk menghabiskan masa kecilnya di kampung halaman Desa Bulu Bulu kecamatan Tonra.

Dia memulai karir pendidikannya di bangku TK hingga SD Inpres 10/73 di desa Bulu bulu Kecamatan Tonra. Lalu pindah bersekolah di SD Inpres 13 Biru dan SMP Negeri 4 kota Watampone, kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 2 Makassar.

Baca juga  Pasca Tanah Leluhur Diguncang Gempa, Dedi Mulyadi Susuri Kampung Terpencil

Cucu dari pejuang veteran Bone Andi Pabokori itu memiliki seorang istri bernama Andi Rehan Nurhannah, S.K.M., M.M dan dikarunia seorang putra bernama Andi Habibie Alvaronizam yang sekarang sedang menempuh pendidikan Sekolah Dasar kelas 1 di Jepang. (*)