Polres Majene kembali berhasil ungkap 2 orang pelaku pengguna Narkoba

poinsembilan.com. Majene-kepolisian Resort Majene (polres Majene) dari satuan Reserse narkoba kembali berhasil ungkap 2 pelaku PenyalaGunaan narkoba di wilayah hukum polres Majene
Berinisial MA(40) alamat Banggae Timur, dan MF(26) kecamatan banggae.

Kegiatan press release Dilaksanakan Selasa 30 Januari 2024 Di aula polres majene. dipimpin langsung oleh Kapolres Majene, AKBP Toni sugadri Di dampingi Kasat Narkoba Iptu Irman Setiawan dan Kasi Propam Iptu Muhammad Slamet Riadi.Kasi Humas Iptu H. Ashari

Kapolres majene, AKBPToni sugadri menyampaikan, bahwa adanya laporan dari masyarakat tentang tindak pidana narkoba jenis sabu dimana perbatasan Majene-Polman merupakan tempat atau daerah perlintasan para pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu,

sehingga berdasarkan informasi tersebut pada hari Sabtu tanggal 13 januari 2024, sekitar pukul 12.00 Wita, petugas dari sat Resnarkoba Polres Majene melakukan patroli dan pemantauan di daerah tersebut Dan saat melakukan pantauan

Petugas mencurigai pengendara sepeda motor merek Honda Revo berwarna putih dan petugas langsung mengikuti pengendara tersebut, kemudian sekitar pukul 12.30 saat didepan rektorat Unsulbar lingkungan Lembang kelurahan Lembang kec,Banggae Timur petugas melihat orang yang dibonceng di duga pelaku berinisial MA membuang sesuatu dari tangan kirinya, sehingga petugas memberhentikan,sala dan ia mengatakan, apa ini na buang(ada sesuatu yang dia buang)Petugas segera menghentikan MA dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya, MA mengakui bahwa barang yang dibuangnya adalah sabu yang dibalut dengan pembungkus permen. MA juga mengakui bahwa sabu tersebut didapatkannya dari seorang warga Tinambung, Polman. Setelah pengakuan tersebut, MA langsung diamankan bersama barang bukti ke Polres Majene” ucap kapolres

Sementara , MF berhasil diamankan di Kelurahan Lembang, Banggae Timur pada hari Selasa, 23 Januari 2024. Petugas Sat. Resnarkoba yang melakukan patroli saat itu menyaksikan MF yang sedang mengendarai sepeda motor matic membuang sebuah barang yang dicurigai sebagai sabu. Ketika hendak dihentikan, MF enggan berhenti dan terjadi aksi kejar-kejaran. Namun akhirnya, petugas berhasil menangkap MF. Setelah ditangkap, MF mengakui bahwa barang yang dibuangnya adalah sabu yang diperolehnya dari seorang warga Tinambung, Polman. Seperti MA, MF pun diamankan bersama barang bukti ke Polres Majene.

Kedua pelaku ini akan dijerat dengan pasal 112 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara antara 4 sampai dengan 12 tahun. Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan MA adalah satu saset plastik bening yang berisi sabu dengan berat kotor 0,0732 gram, sementara dari tangan MF diperoleh barang jenis sabu dengan berat 0,0669 gram.”pungkasnya

Penulis: Muh.syahril