PH Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi KKN di Wajo Ajukan Penangguhan Penahanan

Penasehat hukum tersangka AK, Andi Mappatoto SH. MH.

POINSEMBILAN.COM-WAJO, Sehari setelah resmi ditahan oleh penyidik Polres Wajo, Penasehat hukum (PH) Kades Lempong, Kecamatan Bola, AK, tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap salah seorang Mahasiswi, mengajukan surat permohonan penangguhan Penahanan.

Penasehat hukum tersangka AK, Andi Mappatoto SH. MH, yang dihubungi via ponselnya, Sabtu 17 Oktober 2020, membenarkan jika pihak keluarga kliennya, telah mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan.

Baca juga  Ganjal Mesin ATM, Pria dari Bogor Ini Ditangkap Polisi Bone, Kok Bisa

Katanya, surat permohonan penangguhan penahanan diantar langsung isteri AK dan ketua BPD Desa Lempong beserta sejumlah tokoh – tokoh masyarakat ke Mapolres Wajo.

Baca juga  Polda Sulsel Terus Dalami Kasus 40 Terduga Pelaku Penipuan Online, Belum Ada Laporan dari Wilayah Sulsel

“Tadi siang saya mendampingi isteri AK bersama dengan sejumlah warga, menyerahkan surat permohonan penangguhan penahanan, dan sudah diterima oleh pak Kanit mewakili Kapolres Wajo,” jelasnya.

Menurut Andi Mappatoto, pengajuan permohonan penangguhan penahanan diajukan dengan pertimbangan tersangka masih berstatus kepala desa aktif yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga  Seorang Anak di Bantaeng Tega Habisi Nyawa Ayah, Ibu dan Saudara Kandungnya

“Diterima atau ditolaknya pengajuan penangguhan penahanan, tergantung dari penyidik, yang jelas, keluarga sudah mengajukan permohonan dan menjamin akan koperatif,” ujarnya. (gus)