Daerah  

Peserta Pelatihan Pemberdayaan Perempuan di Majene Kembalikan Uang Transport

MAJENE– Salah seorang peserta Pelatihan Pemberdayaan Perempuan yang digelar beberapa waktu lalu di Hotel Yumari Lingkungan Tulu Kabupaten Majene, Juita, mengembalikan uang transport yang diberikan panitia, Senin (11/9/2023).

Hal ini terjadi karena buntut kue snack yang diberikan kepada Juita terindikasi berjamur alias bulukapiang.

Juita yang juga salah seorang wartawan, hadir di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP3A) untuk mengembalikan amplop yang merupakan uang transport kepada ketua Lembaga yang melaksanakan pelatihan, yang disaksikan oleh Kadis (DP3A) Pemerintah Kabupaten Majene.

Baca juga  JMSI Sulbar Kecam Sikap Arogan Oknum Staf Disbudpar Majene yang Halangi Wartawan Meliput

Juita mengaku tersinggung, karena dirinya dibuli akibat mengkritik kue pelatihan yang bulukapiang

Baca juga  DPRD Sulbar Perkuat Kesiapan Tahapan Pemilihan Calon Wakil Gubernur Masa Jabatan 2025–2030

“Saya sebagai peserta apa lagi saya berprofesi wartawan, jadi saya menyimpulkan. Saya seakan yang disinggung karna snacknya saya kritik, tapi amplopnya saya ambil,” ungkapnya.

Dalam keadaan sadar dan sehat, Juita mengaku mengembalikan amplop pelatihan yang isinya uang transport Rp 100 ribu. “Karena harga diri lebih mahal dari apapun,” tegas Juita.

Baca juga  Februari Mendatang, Wapres Ma'ruf Amin Injakkan Kaki di Sulbar

Roni selaku panitia pelaksana, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat kabupaten Majene. Terutama kepada peserta yang hadir, atas terjadinya kasus kue bulukapiang. “Itu bukanlah unsur kesengajaan dari panitia atau pengelola kegiatan, tetapi kurang teliti dan memperhatikan akibat kesibukan dalam mengatur kegiatan, “ucap Roni. (*)