Miris, Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tiga Desa di Malunda Patungan Perbaiki Jalan Rusak

Sejumlah warga sedang perbaiki jalanan rusak yang menghubungkan tiga desa di Malunda. (Foto : istimewa)

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Tak kunjung diperbaiki pemerintah, jalan yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Malunda, yakni desa Lombang, Lombang Timur dan Salutahongan, akhirnya diperbaiki warga dengan swadaya, Sabtu (26/9/2020).

Salah seorang warga desa Lombang Timur yang tergabung dalam aliansi swadaya masyarakat, Riansyah mengatakan, aksi ini berawal dari perbincangan kami beberapa pemuda dari 3 desa yang melihat jalanan yang sudah rusak parah. “Mengingat jalan ini adalah satu-satunya jalur akses masyarakat dari 3 desa yaitu desa Lombang, Lombang Timur dan Salutahongan ke jalan poros, dimana pusat pemerintahan kecamatan dan pasar serta pasokan kebutuhan lainnya disalurkan dari situ,” ungkap Riansyah.

Setelah perbincangan itu, lanjut Riansyah, lahirlah kesimpulan bahwa jika kita menunggu pemerintah dalam hal ini pemkab Majene untuk melakukan pembangunan, maka itu butuh waktu yang lama bahkan bisa jadi tidak ada sedang jalan sudah sangat rusak parah. “Maka dari itu kami berinisiatif untuk melakukan aliansi swadaya masyarakat dimana kami membuka donasi bantuan berupa material yang dibutuhkan seperti pasir dan semen seraya kami jelaskan kepada masyarakat niat kami itu dan alhamdulillah respon dari masyarakat sangat luar biasa,” tambahnya.

Bahkan dari luar tiga desa trsebut ada juga masuk donasi berupa uang tunai untuk dibelanjakan material. “Setelah 1 minggu kami membuka donasi seraya sosialisasi kepada masyarakat maka terkumpullah 4 res pasir dan 31 zak semen. Itulah yang menjadi modal awal kami untuk turun swadaya dan alhamdulillah setelah di lapangan ada beberapa tambahan lagi dan rencana yang awalnya akan turun 1 hari setelah memperkirakan kekuatan harus ditambah 1 hari lagi, karena ada beberapa tambahan material,” tandasnya.

Selaku Aliansi Swadaya masyarakat, Riansyah berharap, agar pemerintah yang berwenang dalam perbaikan jalan ini agar bisa segera memperbaiki, karena walaupun sudah kami swadaya akan tetapi masih banyak titik yang tidak mampu kami kerjakan karena persoalan keterbatasan biaya. “Harusnya pemerintah malu melihat aksi kami ini sebab janji akan kesejahteraan rakyat tidak kami lihat dalam prakteknya disini, karena jalan ini adalah satu-satunya akses kami ke jalan poros dan pusat perekonomian di kecamatan Malunda. Namun bisa dibayangkan bagaimana bahaya mengancam kami karena rusaknya jalanan tersebut,” ungkapnya.

Kegiatan perbaikan jalan ini dilaksanakan di jalan pendakian antara desa Kayuangin dan desa Lombang, dimana jalur ini juga dilewati masyarakat desa Lombang Timur dan Salutahongan. “Alhamdulillah masyarakat dari tiga desa sangat mendukung kegiatan ini, utamanya mereka berharap agar pemerintah kabupaten memperhatikan jalan poros ini yang menjadi penghubung tiga desa, sebab sudah banyak yang menjadi korban, termasuk saya pribadi pernah jatuh di jalan yang berlubang yang tampak seperti sungai kering,” tutupnya. (Firdauz)