Daerah  

Lima Kategori Supir Angkot di Majene Terima Bantuan Subsidi BBM

MAJENE, Pemerintah Kabupaten Majene melakukan Penyerahan Bantuan Subsidi Transportasi Angkutan Umum, yang bersumber dari APBD Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2022 untuk pemilik kendaraan atau supir Angkot, di halaman Kantor Dinas Perhubungan Majene. Minggu, (18/12/2022).

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Majene, Andi Syukri itu, disaksikan sejumlah pejabat Forkopimda atau yang mewakili, Kadis Perhubungan, Ketua Organda juga sejumlah sopir angkot penerima bantuan.

Bupati Majene, A. Achmad Syukri Tammalele dalam sambutannya berharap, kepada semua unsur untuk dapat terus bersama sama membangun daerah Kabupaten Majene.

” Dalam hal ini kita secara terus menerus menjaga inflasi di daerah agar tetap normal. Sehingga, daya beli masyarakat tetap terjangkau yang bermuara pada terciptanya masyarakat yang unggul, mandiri dan religius,” jelasnya.

AST juga ingin bantuan subsidi yang diberikan itu dapat digunakan dengan baik sesuai peruntukannya. Sehingga, transportasi angkutan umum dapat beroperasi dalam melakukan pelayanan angkutan bagi masyarakat umum dengan tarif normal.

” Kepada para sopir angkot agar tidak menaikan tarifnya bila belum ada keputusan yang resmi dari pemerintah tentang penyesuaian tarif,” Harap Andi Syukri.

Diketahui, sebanyak 184 supir angkot se Kab. Majene menerima bantuan Subsidi BBM Transportasi angkutan umum yang bersumber dari APBD Majene T.A. 2022 dengan nilai total Rp. 435.126.000,- diterima melalui rekening Bank Sulselbar.

Setiap trayek yang mendapatkan bantuan kali ini dibedakan berdasarkan trayek yang mereka lakoni selama ini, yang terbagi dalam 5 (lima) kategori. Yaitu, Malunda – Majene Kota, Pelattoang – Majene Kota, Somba – Majene Kota, Pamboang – Majene Kota dan Rangas – Majene Kota.

Untuk angkot trayek Malunda – Majene Kota mendapatkan subsidi bantuan sebesar Rp. 2.820.000, angkot Trayek Pelattoang – Majene Kota mendapatkan bantuan sebesar Rp. 2.820.000, Angkot trayek Somba – Majene Kota mendapatkan bantuan sebesar Rp. 2.538.000, Angkot trayek Pamboang – Majene Kota mendapatkan bantuan Rp. 1.692.000,- dan Angkot Trayek Rangas – Majene Kota mendapatkan bantuan Rp. 1.692.000,-Yang diterima oleh para pemilik atau supir angkot sekaligus selama 3 bulan.

Kepala Dinas Perhubungan Majene Mukhlis, dalam laporannya menyampaikan, saat Pemerintah resmi menaikkan harga BBM pertanggal 3 September 2022 dampaknya langsung terasa di masyarakat.

Untuk mengatasi hal tersebut, melalui PMK 134 tentang belanja wajib dalam rangka penanganan dampak inflasi daerah tahun 2022, Pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar 2,5 Milyard yang bersumber dari APBD T.A. 2022 yang terbagi dalam sektor UMKM, Perikanan, Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perhubungan untuk transportasi angkutan umum.

Muhklis juga berharap agar dengan adanya bantuan ini dapat mengurangi inflasi, sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan sebagaimana sebelum terjadinya kenaikan BBM.

“Agar semua anggota Organda untuk tetap mematuhi aturan berlalu lintas, jaga kondisi kesehatan, karena ada keluarga yang menanti kita di rumah,” Harap Muhklis. ( Ilham )