Daerah  

Bupati Toraja Utara: Jembatan Kembar Malangngo’ Wajib Segera Dibangun

POINSEMBILAN.COM-TORAJA UTARA, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melaksanakan rapat terkait pembangunan jembatan kembar di Malangngo’ berlokasi di Kelurahan Malangngo’ Kecamatan Rantepao dihadiri sejumlah stakeholder terkait meliputi Bappeda, BPKAD, Dinas PU, Dinas Perkimtan, Bagian Pembangunan Setda, Bagian Hukum Setda dan sejumlah stakeholder terkait lainnya hadir membahas persiapan pembebasan lahan dan pembangunan jembatan kembar di Malangngo’.(04/11/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang pola Perkantoran Bukit Marante Kantor Bupati Toraja Utara yang dipimpin langsung, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, SE., M. Si dan dalam arahannya disampaikan “saya berharap betul yang berkaitan dengan pembebasan lahan jangan banyak teori tapi langsung berbuat/action sekaitan pembebasan lahan disekitar jembatan Malangngo’.

Lanjut Yohanis Bassang, Hal ini sangat urgent untuk di bangun dengan memperhitungkan beberapa aspek seperti keamanan pengendara mengingat usia jembatan sudah sangat tua dan melihat tingkat kemacetan yang ditimbulkan karena jembatan Malangngo’ yang tergolong sempit.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sudah mempersiapkan dana terkait pembangunan jembatan kembar di Malangngo’ tantangan kita adalah bagaimana memprioritaskan pembebasan lahan disekitar pembangunan jembatan dan saya ingin tim yang tak dapat menuntaskan hal ini segera lapor dan akan saya ganti kepada yang siap mengemban tugas ini”, ucap Yohanis Bassang.

“Kepada TIM setelah dokumen siap, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan parsial dana dukungan, membayar tanah ganti untung bagi pemilik tanah, problem yang dihadapi adalah melihat kondisi kemacetan terjadi di jembatan Malangngo’ dan usianya sudah sangat tua dan dapat membahayakan bagi pengendara dan pejalan kaki jangan sampai terjadi hal-hal yang diinginkan mengenai resiko yang ditimbulkan jembatan Malangngo’ dikemudian hari”, tambahnya

“Tidak ada alasan, kita membangun tentu ada tantangan dan kepada stakeholder terkait harus mensosialisasikan kepada masyarakat sesuai prosedur mengenai pembebasan lahan di jembatan malangngo’ dengan memperhitungkan batas tanah yang terpakai untuk pembangunan jembatan kembar di malangngo’, terangnya.

“Jangan coba-coba menggunakan calo atas pembebasan lahan ini, kepada Camat, Lurah dan OPD terkait Dinas PU, Perkimtan, Bappeda, Bagian pembangunan dan BPKAD Bagian Aset wajib diketahui program ini adalah Skala prioritas bagi saya terkait pembangunan jembatan malangngo’ dan saya harap di tahun 2022 awal januari pembebasan lahan sudah selesai dan dapat dikerjakan pembangunannya”, tegas Bupati Toraja Utara.

“Untuk pembebasan lahan Pemerintah Daerah akan membayar sesuai aturan, kepada tim harap segera mempersiapkan Peraturan Bupati (Perbup) dan Surat Keputusan (SK) TIM yang siap untuk saya tandatangani.

Medy