Daerah  

Lantik Kades di Simboro, Bupati Mamuju Minta Ibu Desa Jangan Arahkan Suami untuk Korupsi

Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi

POINSEMBILAN.COM-MAMUJU, Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi, resmi melantik sejumlah kepala desa se-wilayah kecamatan Simboro. Masing-masing Muh. Natsir sebagai Kepala desa Botteng, Abdul Kadir selaku Kades Salletto, serta, Samar, sebagai kades Sumare, dan Ahmadi sebagai kades botteng utara, Jumat, 14 Januari 2022, di objek wisata pantai Malawwa,

Dalam arahannya, Sutinah Suhardi, mengingatkan pentingnya pemahaman kepala desa tentang pengelolaan dana desa agar tidak terjerat kasus hukum namun tetap tidak menjadi takut dalam mengelola dana milyaran tersebut, karena semua jika dilakukan dengan benar maka Dana desa tentu akan membawa manfaat yang luar biasa, tegas Sutinah.

Yang menarik, bupati perempuan pertama di mamuju ini juga menyentil para ibu desa, Sutinah berpesan agar para istri kepala desa hendaknya dapat mendukung kinerja suaminya dan tidak mengarahkan untuk berbuat korupsi.

“Menjadi pejabat publik itu memang tidaklah mudah, sebab selain harus mewakafkan diri untuk mengabdi kepada masyarakat, kita juga harus mampu menahan diri terhadap pengaruh-pengaruh negatif dari kekuasaan, termasuk saat berbicara anggaran,” pesannya.

Sutinah meminta para kepala desa dapat lebih bijak dalam menjalankan tugasnya, dan para ibu desa juga harus mendukung yang baik. “Aktifkan kegiatan PKK dan jangan arahkan pak desa untuk melanggar,” pinta Bupati Sutinah Suhardi dihadapan ratusan masyarakat yang menyaksikan prosesi pelantikan tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, ibu desa Botteng Utara, Andi Mulu, mengaku dirinya akan senantiasa mendukung sang suami untuk menjalankan tugas-tugasnya dengan baik, dan ia berjanji siap menjalankan program yang dapat melancarkan kinerja suami sebagai kepala desa, serta tidak akan mengarahkan ke hal-hal yang tidak terpuji.

Menjelaskan pengelolaan dana desa, Kejari Mamuju, Subekhan, SH.,MH, mengatakan, semua laporan penyalahgunaan dana desa senantiasa akan ditindaklanjuti, sebab itu tidak ada yang main-main terhadap dana desa. (sumber: kominfo)