Kembali, Pohon Tumbang di Gowa Timpa Kendaraan, Netizen Minta Pemkab Segera Bertindak

Sebuah mobil sedan merah berplat DD 2976 A tertimpa pohon di depan SMAN Sungguminasa. (foto : tangkapan layar fb Ilham civil)

POINSEMBILAN.COM-GOWA, Lagi dan lagi, sebuah pohon tumbang di Gowa, tepatnya di pinggir jalan di jalan Andi Mallombassang depan SMA Salis Sungguminasa, dekat SPBBU Pertamina. Akibatnya sebuah mobil sedan warna merah bernomor polisi DD 2976 A tertimpa, Rabu (3/11/2021).

Mobil naas yang tertimpa pohon, saat berusaha dievakuasi warga. (foto : fb muhammad al qadry)

Akibat dari peristiwa itu, terjadi kemacetan kendaraan karena pohon tumbang menutupi seluruh badan jalan.

Berdasarkan unggahan video Ilham Civil di media sosial facebook, tampak pohon besar menimpa sebuah mobil sedan warna merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Depan SMAN Sungguminasa Kabupaten Gowa,” tulisnya memberi keterangan lokasi kejadian.

Melihat postingan tersebut, netizen ramai-ramai mengomentari unggahan tersebut yang pada umumnya meminta pemerintah kabupaten Gowa segera bertindak sebelum ada lagi korban.

Seperti komentar E Dmyti yang menuliskan bahwa pemerintah harus perhitungkan usia pohon. “Itu program penanaman pohon dr pemerintah harusnya nuperhitungkan itu berapa lama tahun pohon yg kalian tanam ditebang kembali. Kebnyakan daerah gowa pohon yg natanam pohon korek, yg kayunya cepat skli keropos. Harusnya buatq perencanaan buat juga solusi, jgn asal tanam saja. Kasiannya itu org djalan pergi-pulang cari nafkah bru bgni kodong djalan, memang namanya takdir tdk dtau, tp takdir terkadang bisa dibuat, kyk bgnimi. Penanaman yg bertahun2 yg tdk ada solusi,” tulisnya.

Ada pula Narto Nagamas yang menyebut pemerintah harus menebang pohon yang dianggap membahayakan. “Seharus pemerintah Gowa mengambil keputusan untuk menebang semua pohon pohon yg besar di jalan,hampir setiap Tahun ada korban baik kendaraan atau pengendara yg tertimpa pohon tumbang , mending di ganti pohon Katapang atau pohon Glondongan,” tulisnya.

Senada juga yang dituliskan Muhammad Ihsan Hasrul. “Lagi2 dinas terkait tdk belajar dri kejadian seperti ini padahal bru2 sdh terjadi. Positif thinking mungkin tdrki pemerintah ya twwa klu masukmi musim hujan hehe,” tulisnya.

Sementara itu, Maharuddin menuliskan. “Kapan pi itu pemda gowa tebang semua itu pohon yg dipibggir jalan… tdk adaji gunax…. dari tahun ke tahun klo masuk musim hujan pasti memakan korban… buka2 sai itu mata’ta pak…,” tulisnya.

Sakirnaba juga seorang netizen menuliskan agar pemerintah kaji ulang perda. “Mohon kepada bapak bupati agar perda tentang tanaman di pinggir jalan di rubah. Setiap kami bermohon pemangkasan dan penebangan ke dinas terkait selalu terkendala dengan izin bupati. Kategori pohon yg sdh tua dan membahayakan itu yg seperti apa karna alasan dinas DLH sesuai perda pohon yg belum tua dan membahayakan tdk di perbolehkan di pangkas/di tebang. Sedangkan sudah 2 x kejadian dalam waktu sebulan ini,” tulisnya. (ih)