

POINSEMBILAN.COM-MAJENE, Tak henti hentinya, jalan bergelombang di jalan poros Majene Mamuju, tepatnya di Rangas menuju Soreang Desa Palipi Soreang Kecamatan Banggae Kabupaten Majene memakan korban.
Kali ini, sekira pukul 02.00 dini hari, Rabu (21/4/2021), kembali membuat sebuah mobil truk ekspedisi mencium aspal. Akibatnya, barang bawaan mobil tersebut terhambur di pinggir jalan.
Mobil truk warna hijau dengan plat DC 8824 AX itu mengalami nasib naas sehingga tak mampu melawan ganasnya jalan gelombang itu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sopir truk itu bernama Arman. Dia mengaku sudah sering melalui jalur itu hingga dua kali seminggu, namun subuh dinihari itu mengalami nasib sial. Truk itu mengangkut bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih dan berangkat dari Makassar menuju Mamuju.


Menurut salah seorang warga, Immank, yang dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut menyebutkan, jalan yang gelombangnya cukup besar itu sudah sering memakan korban. “Bukan cuma mobil truk, sudah banyak motor yang jatuh disitu, tak jarang korbannya harus dirujuk ke rumah sakit karena mengalami luka yang serius,” ujarnya.
Sekadar diketahui, jalan bergelombang di jalan poros Rangas Soreang tersebut beberapa waktu lalu diperbaiki karena kondisi tanahnya yang turun, membuat jalanan menjadi tidak rata dan bergelombang.
Salah seorang staf Balai Jalan yang pernah dimintai tanggapannya menyebutkan, kondisi tanah di lokasi tersebut labil, bahkan di bawah jalan tersebut dikatakan terdapat goa yang membuat tanah tidak stabil.
Berdasarkan cerita orang tua dahulu, lokasi itu juga biasa disebutkan sebagai buttu Ra’ba (Gunung bergerak) karena konon katanya pernah terjadi longsor yang membuat gunung bergeser di daerah itu pada waktu dulu. (ih)













