Daerah  

Hari Krida Pertanian ke-49, Ini Harapan Wildana, Kadis PKP Parepare

POINSEMBILAN.COM-PAREPARE, 21 Juni 2021 besok, merupakan Hari Krida Pertanian yang diperingati oleh masyarakat pertanian seperti para petani, peternak, pegawai, dan pengusaha yang bergerak di sektor pertanian.

Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP) Kota Parepare Ir. Wildana, SP, MM yang dihubungi via WhatsApp, Minggu (20/6/2021) mengungkapkan, hari Krida Pertanian ke-49 diperingati pada Senin 21 Juni 2021.

Baca juga  Pj. GubSulbar Prof Zudan: Niat Saya Tambah Pahala, Tak Ingin Tambah Dosa

“Program yang sudah dan sementara kami lakukan untuk menunjang agenda nasional Pertanian diantaranya Program yang berorientasi pada infrastruktur pertanian seperti jalan usaha, tani, embung, pompanisasi, irigasi, gudang pakan dan lain-lain,” ungkapnya.

Bukan cuma itu, ada pula program yang berorientasi pada peningkatan kapasitas masyarakat tani dan nelayan seperti asuransi tani dan asuransi nelayan, kartu tani, kartu nelayan (kusuka) dan pelatihan -pelatihan.

Baca juga  Musyawarah Ganti Rugi Lahan Kereta Api di Barru Digelar

Terdapat Juga Program yang berorientasi pada sistem manajemen bidang pertanian dan perikanan seperti manajerialisasi brigade Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang merupakan pengelola dan pengendali distribusi pemanfaatan alat mesin pertanian, yang mendorong percepatan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan optimalisasi kelompok pemberdaya srikandi.

“Adapun beberapa program yang telah kami lakukan diantaranya Pembangunan gudang pakan dan alhamdulillah Sudah ada 5 unit terbangun yang berlokasi di daerah Lemoe, Mangimpuru, dan Lappa Angin kota Parepare, “ungkapnya.

Baca juga  AST-Aris Dilantik. Nuraini : Pengangguran dan Kemiskinan Masalah Utama yang Harus Diprioritaskan

Wildana berharap, di hari krida tahun 2021 ini, kesejahteraan bagi petani dan nelayan dapat lebih ditingkatkan lagi dan kualitas Sumber daya manusianya semakin baik lagi. “Kedepannya para petani dapat lebih profesional dan modern dalam pengelolaan lahan pertanian, ” harapnya. (Firdauz)